SELAMAT MEMBACA KISAH NEISYLA
***
{Nathan bingung}
***
Memiliki sahabat gila lebih baik dibandingkan memiliki sahabat sok jaim.
~D
***
Sekitar satu jam lebih akhirnya selesai juga konser dadakan yang mereka adakan kini mereka telah merasakan lima L alias {lemas. Letih. Lesu. Lunglai. Dan lapar bor!} pun memutuskan untuk beristirahat sejenak karena kodisi mereka berlima sangat lelah fisik dan batin.
Mereka pun tertidur dengan keadaan sangat miris. Dikasur ada neisyla yang sedang tertidur dengan kepala diujung brankar dan kaki diletakkan diatas bantal.
Dian yang tertidur layaknya seorang gadis keracunan baygon dengan mulut terbuka lebar dan membuat sebuah pulau di wajahnya. Membuat siapapun pasti jijik melihatnya.
Nadya yang tertidur seperti patung dan Fara yang tertidur dengan kondisi mata yang tak bisa tertutup rapat dan jangan lupakan dengkuran nya. Tetapi kali ini bukan hanya dengkuran kecil. Melainkan ngorok yang melebihi suara toa masjid depan komplek. Erick lelaki itu tertidur seperti cacing kepanasan karena sedari tadi tak bisa diam. Dia terus saja terjadi sembari mengguling-guling kan badannya. Pas banget lantainya kotor jadi sekalian dipel in sama bajunya.
3 jam kemudian
"Hoam.. BANGUN!!"Pekik Nadya dengan mata yang masih setengah tertutup.
"Hmm"dehem neisyla lalu kembali menenggelamkan wajahnya diatas bantal berwarna putih tersebut.
Nadya mengusap kedua matanya "Yaudah bangunin kuy udah jam empat loh, buruan"ujar Nadya saat kesadaran nya sudah terkumpul semua.
"Iya iya bawel amat sih"gumam neisyla setelah terduduk di atas brankar nya.
"Nad ntar gue yang bangunin lo cukup tutup telinga aja"ujar neisyla sembari menggaruk tengkuknya.
"Sip deh" Dengan segera nadya menutup kedua telinganya menggunakan telapak tangannya.
"KYAA! ABANG, FARA, DIAN KEBAKARAAN"teriak neisyla sembari melompat-lompat di atas brankar nya melupakan sejenak sakit dikepala nya.
"Aaaa kebakaran!!!"pekik Fara yang langsung terbangun dari sofa yang ia tiduri sehingga tak sadar ia menyenggol sudut meja di sebelah kiri sofa tersebut "Argh anjir sakit banget" ujarnya sembari mengelus-elus pelan pinggang ramping nya.
"Tolong!! Tolong!!"teriak Erick histeris tepat di depan pintu kamar mandi ruangan tersebut.
"Tolongin ponsel gue, Tas gue, Sepatu gue, Jangan lupa kunci mobil gue soalnya gue baru beli" pekik dian sembari menangis tersedu-sedu.
"HAHAHA ANJIR!"
"Suer bang. Muka Lo! ngakak sampai paru-paru gue"ujar neisyla sembari tertawa terbahak-bahak dengan menunjuk-nunjuk wajah dian menggunakan jari telunjuknya.
"Hahaha Ra iler Lo tuh bersihin dulu kek udah kayak pulau kalimantan aja"ledek Nadya sembari terkekeh kecil.
Happ
Dua gumpalan kertas masuk ke dalam mulut neisyla dan nadya membuat mereka seketika berhenti tertawa dan sekarang gantian mereka bertiga yang kembali menertawakan nya.
"Hahaha muka lo sumpah njay kayak lagi nahan boker"ledek Fara terbahak.
"Inget loh karma masih berlaku"timpal erick dengan wajah tak bersalah nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
NEISYLA {COMPLETED}
JugendliteraturLAPAK INI MASIH DALAM PROSES REVISI, YANG INGIN MEMBACA HARAP SABAR, JIKA TIDAK BERSABAR SILAHKAN MENCARI CERITA YANG SUDAH BERSIH DARI TYPO DAN ALUR YANG JELAS, SEKIAN. {Direvisi sesuai mood} ___________ Aku suka dia, dia suka yang lain, yang lai...
