~Happy reading~
***
SELAMAT MEMBACA KISAH TROUBLEMAKER
***
~dan feeling ku ternyata benar, kamu berada di sekitar ku~
***
Kini jam menunjukkan pukul 17:30 waktu Korea Selatan. Yang berarti sebentar lagi waktu berbuka puasa. Neisyla dan Niko yang sedari tadi lelah bermain timezone berjalan sangat lambat menuju restoran yang berada di mall tersebut.
"Gila. Capek banget"ujar neisyla sembari menyeka keringatnya.
"Ya siapa suruh ajak nanding basket segala" sinis niko melangkah mendekat lalu merangkul neisyla.
"Bodoamat. Buruan laper gue. Keburu abis tempat ntar"
"Gak akan neisyla! Disini ada restoran khusus muslim. Jadi gak ada orang deh. Tenang aja" dengan santainya Niko mengotak-atik ponselnya sembari tersenyum-senyum gaje.
"Lo kira cuman kita muslim di sini? Pantes otak Lo seperempat doang" gerutu neisyla membuat niko tertawa.
"Iya ah. Sensi banget. Pms Bu?"
"KALAU GUE PMS MANA BISA PUASA GOBLOK"
"Ngegas mulu" Niko tertawa terpingkal-pingkal sembari menirukan gaya neisyla saat sedang ngegas.
"HA.HA LUCU" Neisyla tertawa paksa dengan wajah datar nya.
"Yaudah emang lucu tau. Buruan duduk" Niko terkekeh kecil lalu menarik kursi dan mempersilahkan neisyla untuk mendudukinya.
Neisyla duduk sembari mencebik kesal. Tak sengaja ia mengarahkan matanya mengelilingi restoran tersebut.
Deg
Neisyla terkejut saat matanya bertatapan dengan mata hijau tua milik Nathan. Sungguh diluar dugaan nya. Ia tak menyangka Nathan berada satu tempat bersamanya. Walaupun berjarak beberapa meter dari tempat yang ia duduki.
Belum selesai dengan terkejutannya. Ia kembali di kejutkan dengan orang-orang yang berada di sebelah Nathan.
Mereka semua ada disini?-
Saat melihat gerak-gerik Alex akan menoleh padanya dengan segera neisyla membalikkan tubuhnya kembali menghadap Niko yang sedang bermain game.
***
"Al Al" Nathan memanggil Alex dengan heboh membuat alex yang sedang memejamkan matanya seketika menoleh.
"G-gue ngeliat neisyla"
Alex terkejut dengan spontan ia berdiri lalu menatap setiap jengkal restoran tersebut.
"Dimana?" Datar memang tetapi terselip nada bahagia disana.
"Mana? Gak ada goblok"ujar brian.
"Ayo samperin"
Nathan sangat yakin bahwa yang menatapnya tadi adalah neisyla. Walaupun gadis tersebut merubah warna rambutnya. Neisyla yang ia kenal memang memiliki rambut berwarna merah maroon yang sengaja ia warnai. Tetapi mengganti warna rambut bukannya hal yang mudah? Jadi besar kemungkinan itu adalah neisyla yang hanya mengganti warna rambutnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
NEISYLA {COMPLETED}
Novela JuvenilLAPAK INI MASIH DALAM PROSES REVISI, YANG INGIN MEMBACA HARAP SABAR, JIKA TIDAK BERSABAR SILAHKAN MENCARI CERITA YANG SUDAH BERSIH DARI TYPO DAN ALUR YANG JELAS, SEKIAN. {Direvisi sesuai mood} ___________ Aku suka dia, dia suka yang lain, yang lai...
