TM : She's mine {END✓}

3.6K 67 6
                                        

~Happy reading~


***

SELAMAT MEMBACA KISAH TROUBLEMAKER

***

~So? Bener kan usaha gak mengkhianati hasil?~

***

"Nadya? Ngapain lo?"

Neisyla cengengesan "--oh iya, ini kan tempat umum"

Nadya menggeleng sambil tersenyum.

"Duduk yang"

Yang? saYANG?

What the f**k?!

Gak, nggak!

"Yang? Dayang-dayang maksud lo?" tanya neisyla sambil tertawa paksa.

Alex menggeleng lalu menghela nafas "Duduk nad"

"So? Bisa tolong jelaskan tuan Alex terhormat?!"ujar neisyla penuh penekanan.

Sebelum memulai semuanya Alex terlebih dahulu menggenggam tangan nadya dihadapan neisyla yang semakin yakin dengan asumsi bahwa mereka memiliki hubungan khusus.

"Gue bingung mau jelasin dari mana, yang intinya nathan benar-benar sayang banget sama lo, gue permisi"ujar alex kemudian beranjak ingin pergi.

"Siapa yang ngizinin lo buat angkat kaki dari sini?!"

Huft "tentang apa yang menurut lo kurang jelas?" Tanya Alex tanpa membalikkan tubuhnya.

"Sebrengsek apa lo yang dengan anjingnya ninggalin gue setelah ngebuat gue baper belakangan ini?! Brengsek!" Tekan neisyla menatap keji alex yang kini sudah menatapnya dengan santai.

"Gue gak suka berbelit, Nadya pacar gue jauh sebelum gue deket sama lo"

"-- dan gue, seratus persen hanya paksaan dari erick buat ngejaga lo dari nathan yang egois" setelahnya alex langsung melangkah tanpa menoleh lagi kebelakang.

Neisyla terisak "gue kecewa sama lo nad"

   
***

Hiks

Hiks

Kini jam sudah menunjukkan pukul 20:45 malam dan neisyla tak ada niatan sedikit pun untuk kembali ke rumah. Sepertinya menangis disudut taman kota lebih baik dibanding pulang dan kembali melihat tembok berwarna pink dikamarnya.

Neisyla tak habis pikir dengan jalan pikir abangnya yang dengan seenak jidat mengirim alex sebagai pengganti nathan apalagi alex adalah pacar dari temannya sendiri. Dan yang berarti nadya pasti sakit hati setiap melihat nya dengan alex bermesraan dihadapannya.

Ah neisyla tak enak hati juga kecewa secara bersamaan dengan nadya. Ia masih ingat jelas tatapan cemburu dimata nadya saat dirinya berpelukan dengan alex dikantin tadi dan beberapa kali tercyduk bercanda ria dengannya. Sungguh jika mungkin neisyla tau bahwa mereka memiliki hubungan tak mungkin neisyla dengan setega itu kepada sahabatnya.

Neisyla bingung ini salahnya yang mencari kebahagiaan di hak milik orang lain atau salah nadya yang tidak memberitahunya bahwa alex itu hak paten nya?

Yang intinya sekarang neisyla ingin terus menangis meratapi nasibnya yang selalu seperti ini, sendiri dan sendiri.

Jdar!

NEISYLA {COMPLETED}Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang