LIFE 24

192 14 0
                                    

●○●

(Game Virtual, Re-Immortal Online)
(Theme Park)
At 00.45 AM.

"Se-sevilia!"

"Heh!? L-lein?? Apa kamu tadi yang memanggil nama itu?" Ujarnya cukup terkejut.

"Benar... Apa kamu mengingatnya Sevilia? Aku Lein... Aku memang bodoh hampir melupakan sebuah janji yang akan membuatku menyesal seumur hidup. Tapi kini... Aku hadir di hadapanmu..." Kataku dengan air mata yang mengalir.

"Lein... Jadi... Itukah nama yang terukir di dalam cincin ini..."

Aku pun mengingat dimana saat aku memberikan sebuah cincin sebelum momen perpisahanku dengannya.

"Jadi... Cincin itu terhubung dengan item di inventory-mu." Ujarku.

"Maafkan aku Lein..."
Sahutnya sambil memelukku dan menangis sangat mendalam.

"Tidak... Tidak apa-apa... Maafkan aku juga..." Ujarku sambil memeluk erat dirinya dengan air mata yang tak terbendung.

"Aku... Aku berusaha mengingat dirimu... Tapi tidak bisa... Rasanya aku benar-benar seperti kehilangan." Katanya dengan tangis yang tak tertahankan.

"Iya aku juga merasakan dilema yang benar-benar membuatku tidak bisa berpikir. Tapi... Saat ini aku telah mengingatmu, aku sangat... Sangat merindukanmu Sevilia!"

"Aku juga... Aku lebih merindukanmu Lein... Aku tidak mau kamu pergi lagi..."

"Aku tidak akan pergi... Tidak akan pernah meninggalkanmu lagi. Akan terus bersamamu sampai dunia berakhir..."

"Aku mencintaimu, Lein..."

"Aku juga, sangat mencintaimu..."

Akhirnya, aku berhasil menemukanmu Sevilia...

Semua perasaan yang tadinya sangat-sangat tidak jelas yang membuatku hampir merasa tidak waras, pada akhirnya aku telah membuka sebuah pintu yang terselubung begitu rapih hampir tidak ada celah untuk menemukannya.

Kini, aku sudah merasa tenang, sangat tenang...

Dan setelah kejadian aku mengingat Sevilia, disaat bersamaan ingatan kami pun terbuka akan adanya keberadaan dunia Re-Immortal Online ini yang sesungguhnya.

Ya, dunia Re-Immortal, tempat dimana semua kejadian drama ini bermula.

At 01.00 AM.

Sepanjang malam pun kami menghabiskan waktu bersama, berbincang-bincang dan mengingat hal-hal yang menjadi sebuah kenangan kami di masa lalu yang hampir terlupakan.

Rasanya... Aku benar-benar bahagia saat ini. Kebahagiaan yang sangat berharga dari yang pernah kurasakan...

"Lein, bagaimana caranya kita kembali ke dunia Re-Immortal?"
Tanya Sevilia.

"Aku juga tidak tahu, pada saat itu aku bisa karena terpanggil begitu saja setelah memenangkan sebuah event besar."

"Hmm... Tapi, apa tuan Izu juga akan lupa dengan kita?"

"Kurasa sih tidak, seharusnya."

"Lein..." Panggilnya sambil menatap kearahku cukup dekat.

"Heh? A-apa?"
Ujarku cukup terkejut.

"Bagaimana besok pagi kita jalan-jalan? Aku sangat ingin pergi ke suatu tempat denganmu."
Sahutnya dengan mata yang bersinar.

"Oh... Tentu, tentu bisa. Tapi aku belum tahu alamat rumahmu dimana."

"Aku kirimkan dengan email nanti, akunku sudah terhubung dengan akun milikmu, jadi kita bisa berkomunikasi dengan itu."

"Hmm... Baiklah, kira-kira mau pergi kemana kamu? Dan jam berapa?"

"Hmm... Nanti kupikirkan dulu tempatnya, kalau waktunya bagaimana jam 6???"

"Heh!? J-jam 6? Ini saja sudah jam 1 pagi loh..."

"Hehehe... Iya ya, habisnya aku tidak sabar ingin bertemu denganmu."

"Aku juga, bahkan saat ini pun tidak ingin keluar dari permainan ini setelah bertemu denganmu, tapi kamu tetap harus menjaga kesehatan. Kesehatan tetap di prioritaskan... Sekitar jam 7 pagi saja bagaimana? "

"Hihi... Baiklah. Kalau begitu aku logout dulu dan segera tidur."

"Iya, selamat malam... Mimpi yang indah ya." Ujarku sambil memeluknya.

"He'em... Selamat malam. Kamu juga segera tidur ya tapi jangan sampai kelewatan tidurnya..."

"Ahh... Siap! Akan kupasang 4 alarm di kamarku."

"Haha... Kamu terlalu berlebihan. Baiklah kalau begitu bye-bye Lein..."

"Bye-bye..."

Baiklah aku juga harus segera tidur.

Tapi, saatku ingin logout dari permainan ini ada sesuatu yang aneh.

Heh? Kurasa di bagian sini menu keluarnya. Tapi kenapa tidak ada?
Apa ada pembaharuan lalu menu exit-nya berpindah?

Dan aku pun mencari-cari menu exit di semua menu setting.

Tapi...

S-sial!!!

Kenapa lagi ini... Apa-apaan dengan game satu ini. Kenapa aku tidak bisa logout?

Dan disaat itu juga ada seorang dengan berpakaian jubah hitam yang menutupi seluruh tubuhnya.

Siapa orang ini? Kenapa dia berdiri di depanku.

Aku tidak bisa melihat wajahnya dengan jelas karena tertutup sebagian dengan tudungnya.

Lalu seketika orang itu pun berkata...
"Aku sudah lama menunggumu."

Hah!?
Apa dia... Mengenalku???

●○●

Gamers: New WorldTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang