●○●
(Arahem Village, East)
At 10.15 AM."T-tidak mungkin... Mustahil ada orang yang mencapai level lebih dariku saat ini..." Ujar Oniguya dengan kesal.
"Tapi sayangnya orang itu sedang berdiri di depanmu saat ini. Kau sudah kalah Oniguya, menyerahlah..."
Sahutku padanya."Tidak... Tidak... Tidak... Aku tidak akan kalah! Kalau Dark Dragon tidak bisa melawanmu maka aku yang akan langsung menghabisimu!"
"Hoo... Apa kau yakin?"
"Rage Up! Speed Up! Black Fire Ultimate Gate... Open!"
Ehh... Sepertinya dia benar-benar serius kali ini.
Lalu Drago pun berbicara padaku...
"Apa yang harus kulakukan?""Hmm... Tidak, kali ini biar aku saja. Dan untuk saat ini dia bukanlah tandinganmu Drago."
Oniguya, kau sampai melakukan hal yang kurasa sangat merugikan bagi dirimu sendiri hanya untuk sebuah tahta ya. Skill yang dia gunakan saat ini seperti sebuah kemarahan dari kobaran api berwarna hitam yang tidak dapat di padamkan begitu saja.
Boleh juga dia mencapai tipe Ultimate dengan Black Fire miliknya. Berarti dia benar-benar seorang yang ahli dalam elemen itu dan juga kegelapan.
Yak kurasa tinggal dia seorang yang tersisa dari pengguna elemen kegelapan yang benar-benar handal.
Aku harus mengalahkannya tapi tidak untuk membunuhnya... Karena aku percaya ada sebuah rencana yang bagus kedepannya.Dan tiba-tiba Oniguya menghilang dari penglihatanku saat ini.
Heh? Kemana dia?
Dalam sekejap ia muncul tepat di depanku... "Heh!?"
Dan dengan reflek aku mengubah tubuhku menjadi hembusan angin yang menyatu dengan udara.
"Tekhnik bayangan ternyata... Tapi itu tidak akan bisa membuatmu lari dariku." Sahut Oniguya.
Dasar... Keras kepala sekali dia ini.
"Aku beri kesempatan padamu Oniguya, untuk..."Sebelum aku selesai berbicara tiba-tiba dia melancarkan sebuah serangan mengejutkan lagi...
"Dark Zone, Ultimate Black Storm!"
Sial!
"Chronos Shield!"
Dengan cepat aku membuat pelindung.Selain elemen api hitam, petir hitamnya juga sama menakutkannya. Benar-benar kuat serangan yang dia lancarkan ini. Kalau begitu...
"Evolution! Transform... Immortal Power Release!" Aku berubah wujud mencapai level maksimal. Dimana layaknya diriku seperti di dalam game saat itu.
"Kau... Aura kekuatan macam apa ini... Kau bukanlah dewa ataupun seorang pahlawan! Tapi kenapa... Kau... Sampai sekuat itu..." Sahut Oniguya dengan gentar.
"Inilah aku, wujud asliku..."
Dan karena aku sudah berubah mencapai level maksimal, tanpa kusadari seluruh area di lingkungan itu menjadi penuh dengan terpaan angin yang menyerupai badai.
"G-gawat... Apa benar itu Lein!?" Kata tuan Izu dengan sangat terkejut.
"Aku juga tidak tahu... Apa-apaan dengan kekuatannya ini oii..." Teriak kapten Yumire.
"Kita harus menghentikannya... Kalau tidak tempat ini juga akan hancur!" Sahut Sevilia.
Karena kekuatan yang sangat kuat dan di tambah dengan berbedanya tempramen energi di dunia ini membuatku menjadi sedikit sulit mengendalikannya.
Aku melupakan bahwa tempramen energi mana di dunia ini lebih kuat di bandingkan ketika berada di dalam game.
"Boleh juga... Aku semakin ingin mengalahkanmu saat ini! Dark Core, Black Fire Universe! Matilah kau..."
Serangan baru dari Oniguya."Bodoh... Injection."
Dan dengan sebuah kata itu saja aku menghempaskan serangannya yang bisa di bilang mampu menghanguskan sepertiga negri ini.
Tapi, efek dari Injection itu telah memberi dorongan yang begitu kuat serta tekanan udara yang terkunci lalu terhempas dengan sangat kencang begitu saja lalu menimbulkan kerusakan pada area sekitar. Tapi aku masih tidak dapat menyadari akan hal itu...
"Ahh... Gawat... Ini benar-benar gawat kalau pertarungan mereka terus belanjut seperti ini." Sahut tuan Izu.
"Aku harus menghentikannya..." Kata Sevilia sambil melangkah melawan tekanan angin yang begitu kuat.
"Bagaimana kau menghentikannya? Itu hal yang sangat sulit untuk menjangkaunya."
"Bagaimana pun caranya aku harus menyelamatkan Lein!" Jawab Sevilia dengan bersikeras.
Aku semakin tenggelam... Semakin larut akan kekuatan yang begitu dahsyat ini. Semakin berat dan mulai semakin terasa dingin...
Kesadaranku seperti akan lenyap, rasanya seperti kehilangan ingatan, aku tidak bisa memikirkan apapun selain bertarung. Aku melupakan sesuatu yang begitu berharga... Aku tahu ada sesuatu yang harus kulindungi, namun pemikiranku tidak mampu untuk mengungkapkan hal yang penting tersebut.
Dan tanpa kusadari air mataku menetes begitu saja. Sepertinya aku memiliki seseorang yang berharga ya...
Tapi, percuma saja aku tidak dapat mengingatnya.
Lalu tiba-tiba ada suara yang memanggil namaku berulang kali yang terdengar dalam pikiranku saat ini.
Suara itu...
"Lein... Sadarlah... Lein!"
Siapa itu?
Kenapa aku hanya bisa mendengar suara dia saja?"Lein... Tolong sadarlah..."
Lalu tiba-tiba sesuatu yang tadinya begitu terasa dingin dan hampa, seketika berubah menjadi hangat.
Perasaan ini...
Dan terdengar lagi suara yang sama...
"Ini aku Lein, Sevilia... Kumohon sadarlah!" Kata Sevilia sambil memelukku erat serta air mata yang tidak dapat terbendung olehnya.
Sevilia???
Tiba-tiba pemikiranku terbuka dengan sangat jelas dan ingatanku akan kenangan yang telah terjadi selama ini dengannya terus terpampang di depan mataku. Seolah-olah aku sedang di perlihatkan dengan sesuatu yang benar-benar berarti dan berharga...
Lalu setelah itu, aku mulai sadarkan diri.
"Sevilia..." Kataku sambil menangis.
"Lein... Kamu sudah sadar ya..."
Ujarnya sambil meletekkan tangannya di pipi kananku."Maaf... Maafkan aku..."
"Tidak... Kamu tidak harus meminta maaf."
"Tapi... Aku sudah melupakan soal janjiku."
"Kamu tidak melupakan janjimu, saat ini yang kulihat kamu sedang menjalani janjimu. Jadi, tetaplah menjadi Lein yang telah menemaniku selama ini di dunia yang begitu besar."
"Baiklah... Terimakasih..."
Air mataku tidak dapat kutahan, semakin ingin kucoba menahannya tapi air mata ini malah semakin deras.
Ini sebuah momen yang sangat berharga yang mampu menyadarkanku dari sebuah amarah yang begitu kuat.
Aku tidak akan melupakannya...
Terimakasih Sevilia.
●○●

KAMU SEDANG MEMBACA
Gamers: New World
Fantasy15+ [Fantasy~Romance~Comedy] Para gamers di berikan satu kunci menuju jalan dunia fantasy. Tapi hanya orang tertentu saja yang mendapatkan kunci menuju dunia baru tersebut, dan yang sanggup melampauinya. Jika sudah memasuki dunia baru maka tidak ada...