"Aku ingin menulis banyak tentangmu tapi mataku sudah mengantuk, biar ku persingkat Saja, Aku mencintaimu."
Happy reading.
****
KANTIN, tempat dimana para siswa dan siswi mengisi perut mereka. Tempat dimana mereka membolos pelajaran. Seperti hari ini,kantin tampak ramai karna anak kelas XII sedang bebas hari ini. Karna mereka sebentar lagi akan menghadapi ujian nasional jadi guru guru memberi kebebasan sebelum mereka sengsara nantinya.
Begitu pun dengan Ken dkk. Mereka sudah biasa membolos saat jam pelajaran berlangsung. Tapi nilai mereka selalu di atas rata rata,sungguh ajaib. Cowok dengan baju di keluarkan dan di tangan kirinya terdapat satu buah batang rokok itu menatap kantin dengan tatapan kosong.
"Ken tumben lo ngerokok setelah 2 bulan yang lalu?" tanya cowok di sebelah Ken. Ya,orang itu adalah Ken. Sesuatu yang tidak di ketahui oleh Mely,ken pun pernah mendengar dari Daffa bahwa Mely tidak suka asap rokok.
Ken tak mengubris nya,tatapannya tetap mengarah kedepan memperhatikan siswa siswi yang berlalu lalang. Pikirannya sedang kacau kali ini.
"Ada masalah?" tanya Rio. Memang di antara ketiga temannya Rio lah yang paling dekat dengan Ken. Rio pun lebih dewasa dari ketiga teman nya itu.
Ken menoleh menatap Rio dan lantas menggeleng pelan. Ken tipe orang yang tidak ingin membagi masalah nya kepada siapa pun. Ia akan cerita kepada ketiga sahabat nya ketika ia sudah benar benar tidak bisa menghadapi masalah tersebut.
"Cerita aja si kayak sama siapa aja" Akbar menyenggol tubuh Ken pelan dan membuat Ken berdecak sebal.
Ken mematikan rokok yang ada di genggaman nya dan menghela nafasnya, "orang tua gue mau cerai"
1 detik
2 detik
3 detik
"SERIUS LO?!" teriak Aldy heboh. Karna teriakan Aldy itu membuat seisi kanti memperhatikan mereka. Aldy hanya cengengesan saja di tempatnya.
"Berisik bego!" tegur Akbar dan Aldy hanya memperlihatkan deretan giginya.
"Ko bisa?" tanya Rio bingung.
Ken menghela nafasnya kembali dan menatap teman temannya.
Flashback on
Setelah mengantarkan Mely pulang Ken pun langsung pulang. Karna hari yang sudah larut malam jadi ia tidak ingin membuat orang tua nya khawatir.
Di dalam mobil Ken tak henti hentinya tersenyum. Baginya,malam ini malam yang sangat istimewa. Menikmati malam minggunya dengan berbeda status setelah 2 bulan yang lalu.
Saat Ken tiba di rumahnya Ken mendengar suara orang berkelahi di dalam. Tanpa menunggu lagi Ken masuk ke dalam rumah dan mendapati kedua orang tua nya sedang bertengkar di ruang keluarga.
"Kamu itu jahat mas!" isak Arum dengan menutupi wajahnya dengan kedua tangannya.
"Aku begini karna kamu!" bentak Winata tepat di depan wajah Arum.

KAMU SEDANG MEMBACA
Cinta Patah dan Hati
Teen FictionAmazed cover by : @coocacolla Pertemuan tidak sengaja mereka yang membuat mereka saling jatuh cinta. Tak butuh waktu lama untuk 2 orang yang tadinya asing,kini merasa saling memiliki. Hanya butuh waktu dua hari bagi mereka untuk saling mencintai. Aw...