19.Mystery II

32 3 7
                                        

"Kamu eh elu jangan coba coba kabur...kami gak akan lepasin kamu sebelum kamu kembaliin cek itu"teriak lelaki itu.

"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaa..........." teriak fajar karena tersandung dan kepala nya terbentur batu.

lelaki itu terkejut melihat fajar yang tak sadarkan diri dan mengalami pendarahan banyak sekali dikepalanya.

"Anjay gimana ini ?"tanya lelaki itu pada temannya.

"coba kamu geledah dulu bener ada atau engga cek nya di dia!"

lelaki itu memeriksa tubuh fajar mencari secarik cek yang dibawanya namun hasilnya nihil.

"gak ada"

"dari pada kita ketauan mending kita bawa terus pindahin aja gimana?"

"iya tapi pindahin nya kemana?"

"kita cari tempat yang bagus deh..yang aman aja"

mereka pergi membawa fajar dalam keadaan tak sadarkan diri.Di tengah jalan memasuki perkampungan salah seorang dari orang orang yang menculik fajar melihat rumah besar.

"mending kita simpan dia di depan rumah ini aja...kalau yang punya rumah baik berarti dia bakal rawat anak ini kalo engga berarti ya dia bakal mati..udahlah taro sini aja dari pada darahnya kemana mana nanti malah akhirnya ketauan."

"yaudah turunin cepet"

mereka menurunkan fajar di depan sebuah rumah mewah.kemudian meninggalkan fajar begitu saja.hampir 8 jam sang pemilik rumah tak kunjung keluar,fajar masih dalam keadaan tak sadarkan diri.namun 2 jam kemudian sang pemilik rumah keluar dan tak sengaja melihat fajar dengan keadaan luka parah dan tak sadarkan diri segera menelpon seseorang dan membawanya ke puskesmas terdekat.

Diketahui pemilik rumah itu adalah ikhsan dan maria,mereka cukup terkenal di desa itu karena ikhsan adalah pengusaha perkebunan yang kaya raya.

"Bu,anak ini siapa sih?kok bapa baru liat"tanya lelaki bernama ikhsan itu kepada istrinya.

"Gak tau pa,waktu ibu keluar mau buang sampah eh ibu liat ada anak rebahan di jalan.pas ibu samperin kok dia banyak darah gitu,tapi untungnya masih nafas" jawab wanita bernama maria.

"Yaudah tunggu dia siuman dulu aja"

Berhari hari anak laki2 itu belum juga siuman membuat ikhsan dan maria bingung harus bagaimana. Dokter bahkan sudah menyatakan bahwa anak ini tidak akan bertahan lama,sekalipun hidup mungkin selama hidupnya ia akan mengalami komplikasi akibat pendarahan yang ada di otaknya. Akhirnya ikhsan dan maria segera melapor kepada pejabat sekitar agar mengumumkan adanya orang hilang,kemudian melapor kepada polisi juga namun belum mendapatkan konfirmasi anak ini siapa.

Pencarian identitas anak laki laki ini pun nihil. Namun beberapa saat setelah itu,anak laki2 itu pun siuman.

"Alhamdulillah kamu udah sadar,ada yang sakit?"tanya maria.

"Mmmm,aww..." anak laki laki itu merintin kesakitan sambil memegangi kepalanya.

"Bentar ya,ibu panggilin dokter dulu"

Tak lama kemudian dokter datang,memeriksa kondisi tubuh anak laki laki itu dengan saksama.

"Alhamdulillah kamu bisa sadar,karena kondisi kepala kamu yang dapat dibilang parah..kamu jangan terlalu kecapean sama banyak gerak ya.." ucap dokter.

"Iya dok makasih" ucap anak laki laki dengan senyuman.

Kemudian dokter itu melenggang pergi meninggalkan anak laki laki itu dan maria tak lama ikhsan pun datang sembari membawa makanan.

Under The Night SkyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang