15. Together forever.

41 4 2
                                        

fajar menuju sebuah kamar di ujung lorong rumah itu. kriet..fajar membuka pintu dan mereka pun memasuki sebuah kamar dengan kasur kecil beranjang besi yang sudah berkarat karena sudah tua dan juga satu meja belajar di salah satu sudut kamar.

"tapi maaf mungkin kamarku tak senyaman kamarmu,bahkan jauh,hehe.."ucap fajar,nara kemudian menutup pintu kamar dan langsung berlari kecil untuk memeluk fajar lalu tangisanya tumpah.

"hiks..maaf jar maaf..maaf.."

"aduh..kenapa ini?"tanya fajar sembari membalas pelukan nara dan mengusap kepala nara lembut.

"maafin aku.."ucap nara sambil terus menangis.

"iya iya...tapi maaf buat apa?"

"buat semuanya..hiks"

"iya iya aku maafin..udah sekarang berhenti nangis nya ya sayangku.."ucap fajar sembari menangkup kedua pipi nara dan mengusap air matanya.

"gak bisa jar hiks.."

"loh kok nggak bisa sih?"

"hiks hiks.."nara terus menangis sembari menanamkan kepalanya dalam pelukan fajar.

"ra..baru tadi pagi aku janji sama bapa  gak bikin sedih kamu,ibu,sama adik adik ku.masa baru terhitung beberapa jam aku udah ngelanggar janji itu sih.hehehe kan gak lucu sayang..stop ya nangisnya"ucapnya sembari tersenyum.

"oke oke.."ucap nara sembari mengusap air matanya kemudian memaksakan bibirnya untuk tersenyum.

"nah gitu dong kan cantik.."ucap fajar sembari mengusap lembut rambut nara.

"udah sekarang kamu istirahat.."sambung fajar dan di balas anggukan oleh nara.

jam jam berlalu begitu lambat sejak kematian bapa angkatnya,begitu menurut fajar.

beberapa tahun yang lalu,sudah lama sekali fajar di temukan sedang pingsan di depan sebuah rumah mewah dengan darah yang telah mengering di kepalanya.pemilik rumah mewah tersebut terkejut melihat kondisi anak kecil yang terbaring pingsan dengan luka yang dapat dikatakan tak biasa.pemilik rumah tersebut bernama ikhsan dan maria,ikhsan seorang yang sukses memiliki beberapa perkebunan yang begitu luas.ikhsan dan maria terbilang sudah lama menikah namun mereka sama sekali belum dikaruniai seorang anak.ketika maria menemukan fajar di depan rumahnya maria segera menelpon suaminya yang sedang berada di kebun untuk mengawasi anak buahnya agar segera pulang dan membawa anak kecil tersebut ke puskesmas.ketika anak kecil itu tersadar maria bertanya siapa nama anak kecil tersebut dan anak kecil tersebut tak ingat dengan namanya sendiri.dokter di puskesmas itu telah menyatakan bahwa syaraf yang terhubung dengan memori di otaknya mengalami ganguan akibat benturan yang di alaminya sehingga dia tidak bisa mengingat apa yang terjadi sebelumnya bahkan namanya sendiri,ingatannya dapat kembali dengan cepat atau juga lambat dan bahkan yang lebih parah lagi mungkin dia akan kehilangan ingatan selamanya.namun beberapa hari setelah luka di kepalanya di obati, anak kecil tersebut mengingat namanya namanya adalah fajar pratama kusuma.maria dan ikhsan mengadopsi anak tersebut.dan naasnya ikhsan harus kehilangan beberapa kebun akibat ditipu oleh temannya sendiri.ikhsan berpikir itu adalah karena dia jarang bersedekah makanya dia mendapat musibah dengan kehilangan hartanya,kemudian dia menjual rumah mewahnya dan dia bertekad untuk membuat panti asuhan dengan sisa uang yang dimilikinya.

12.03

fajar terbangun dari tidurnya dan melihat nara yang sedang tertidur di sampingnya.

"hah..mimpi itu lagi...syukurlah aku tak menganggunya.."ucap fajar kemudian beranjak keluar dari kamar entah kemana kakinya akan membawanya pergi fajar hanya sedang ingin keluar dari kamarnya.decitan pintu membuat nara terbangun dan segera mengikuti suaminya dengan senyap,karena dia ingin melihat apa yang akan dilakukan suaminya itu.

Under The Night SkyTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang