19. Tidak Apa Apa

121 28 0
                                    

Senin sore lagi lagi datang pada kita semua

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Senin sore lagi lagi datang pada kita semua. Rasa syukur juga tidak lupa kita panjatkan pada hari ini. Satu hari yang indah lagi lagi akan segera habis. Bahkan satu detik yang lalu adalah kenangan yang manis yang kadang memanggil manggil untuk terulang lagi.

Mungkin rumah ini akan sedikit memaklumi jika hari mereka terasa tidak mengenakkan.

Gadis ini duduk di sofa menatap lelaki di depannya.

"Mo, inget Bunda sama Yujin. Lo udah janji kan sama Ayah kan?" ujar Chaewon.

"Maaf, gue salah. Gue bodoh waktu itu," jawab Jungmo.

"Kalau ada masalah, cerita sama gue, Yunseong, Yujin, atau siapa pun itu. Kita semua temen kan. " Chaewon meletakkan sebuah amplop diatas meja.

"Ini dari Bunda tadi pagi. Beliau mau ke luar kota 2 hari ini. Lo tadi kan ga tau, jadi Bunda nitip ke gue." jelas Chaewon. Bahkan Jungmo belum sempat bertanya.

"Ini apa? " tanya Jungmo bahkan hanya menatap amplop di depannya.

"Ga tau. "

Jungmo mengambil amplop itu dan menyimpannya di saku kemejanya.

"Entar gue baca. "

"Mo, menurut lo udah seberapa lama kita kenal? Udah seberapa banyak waktu yang kita habiskan? Udah serapa sering kita bertukae pikiran? Tapi, kali ini lo kenapa tiba tiba ngejauh dari gue? " nada serius dari Chaewon menggoyahkan Jungmo untuk segera menjawab.

"Karena cuma buat lo gue ga pa pa sakit sendirian. Karena lo udah ada Yunseong, dia baik banget. Gue ga mau nambah rusak pertemanan kita semua cuma gara gara perasaan. Lagi pula, gue udah mulai bisa terbiasa tanpa lo. Jadi, lo jangan khawatir," jelas Jungmo. Dia senyam buat Chaewon. Tapi, bukan senyum ini yang mau Chaewon liat.

Dia mau lihat Jungmo yang konyol, yang gaje, yang kurbel. Sejak kapan Jungmo jadi dewasa? Chaewon belum rela dan juga belum sanggup dengan perubahan Jungmo.

"Ga gitu Mo. Kita bisa kaya dulu, Yunseong ga pernah nyuruh lo berubah. Dia cuma mau lo ngehargain dia. Cuma itu aja. " Chaewon udah ngomong sampai matanya berkaca kaca.

"Itu yang gue ga bisa Chae. Deket sama lo tapi harus liat lo sama sahabat gue. Makanya gue menjauh, lebih baik gue ga tahu apa apa dari pada gue mengganggu. " Jungmo berdiri dari duduknya.

"Mo, tolong. Ini akhirnya? Setelah sekian lama dan sekian lama waktu yang kita lewati? " Chaewon turut berdiri. Dia menunduk menahan agar air matanya tidak jatuh.

"Bukan, kita masih bisa ketemu sebagai orang asing. " Jungmo berjalan melewati Chaewon begitu saja.

Entah hawa dingin darimana Chaewon jadi menggigil sendiri. Ia tahu harusnya bukan ini akhirnya.

Mana bukti ucapan Jungmo kala hujan itu? Mana perhatian perhatian Jungmo? Siapa yang akan meredakan galau Chaewon seperti saat ditinggalkan Kak Lino? Bahkan jika Yunseong yang melakukannya tidak akan pernah sama.

"Yun, bisa dateng ga ke kafe depan kampus Kak Eunbi? " ujar Chaewon pada Yunseong melalui telepon

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Yun, bisa dateng ga ke kafe depan kampus Kak Eunbi? " ujar Chaewon pada Yunseong melalui telepon. Kini Chaewon butuh asupan dessert. Ia tidak bisa membuat Sandwich keju seenak buatan Jungmo. Jadi gadis ini memilih memakan olahan coklat bersama Yunseong akan membuatnya lebih baik.

"Kenapa? Tumben ngajak keluar? Besok aku ada UH Fisika. Masih di bimbel. "

Chaewon menghela nafas kasar. Ia tidak bisa memaksa Yunseong menemaninya malam ini.

"Baiklah. Belajar yang baik ya. "

Setelah itu Chaewon mematikan sambungan telepon dengan Yunseong.

Ia sangat ingin menangis.

Inilah Chaewon.

Pertahanan yang runtuh. Kini ia sadar jika Jungmo sangat berarti di hidupnya.

Author's Note:

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Author's Note:

Penyegaran chapter sebelum UTS maaf akhir akhir ini jarang up 😵😵

(✔)[1] Best Friend Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang