Aku mempunyai seorang sahabat dia partner ku dirumah sakit, namanya novi dia yg selalu menemani ku saat susah ataupun senang, dia sahabat yg paling tidak suka aku melakukan keburukan, dia satu2nya sahabtku yg tau hubungan ku dengan kakak sepupuku, dan dia juga orang pertama kali menentang hubungan aku dan dia, sampai suatu saat firasat Novi benar kebahagiaan ku hanya akan berlangsung sebentar, bangkai yg disembunyikan akan tercium juga, semua keluarga kami menentang hubungan kami, bahkan kakak sepupuku tidak sedikitpun membelaku saat salah satu kakaknya menuduhku wanita murahan karena aku satu rumah dengan orang yang aku cintai, mereka menuduhku pernah tidur dengan kakak sepupuku, padahal kakak sepupuku tak pernah berani melakukan hal yg tidak pantas kepadaku karena dia sangat menyayangi ku, aku hancur sehancur2nya saat itu, harga diriku diinjak2 oleh saudaraku sendiri, tetapi lelaki tak berbuat apapun untuk mempertahankan hubungan ini, untuk mengakhiri konflik ini aku pindah rumah ke rumah kakak ayahku yg lain, walaupun rumahnya masih bersebelahan, paling tidak hanya dia satu2nya tanteku yg percaya aku tidak melakukan hal sekotor itu, perlahan-lahan aku mencoba melupakan cinta yg pernah ada kepada sepupuku, belum kering lukaku akibat penghinaan kakaknya terhadapku dia sudah menggandeng wanita lain, rasanya nyawaku serasa dicabut paksa, rasanya sangat menyakitkan, yg ada dipikiran ku hanya Novi, aku telpon ternyata Novi sedang tugas dirumah sakit dengan terisak aku menelponnya
" Gua butuh lu Vi sekarang"
Novi dengan nada khawatir menanyakan apa yg sedang terjadi
" Lu kenapa?? Jangan bikin gua panik dong.. sebentar lagi gua ada jadwal operasi, kalau lu begini gimana gua bisa konsen"
"Gua tunggu lu Vi dirooftop rumah sakit"
" Iya tunggu gua sejam lagi ya, lu jangan macem2 dirooftop, tunggu gua pokoknya ok!!!"
Dengan laju yang sangat cepat aku mengendarai mobilku, sesampainya aku dirumah sakit aku langsung menuju roof top, aku teriak sekencang2nya agar lega, dari belakang Novi memeluk ku,
" Lu kenapa sih??? Bikin gua khawatir"
Aku hanya bisa nangis dipelukan novi, hatiku hancur sangat hancur, tapi dikejauhan seketika tangisanku terhenti karena ada laki2 berjas putih seperti kami, sedang memperhatikan kami, dan aku baru tau kalau beliau adalah dokter bedah juga dirumah sakit tempat kami bekerja, beliau adalah dokter Wildan Alamsyah anak pemilik dan pimpinan rumah sakit ini, beliau baru menyelesaikan tugas beliau dirumah sakit ternama di Amerika.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dokter Cintaku
RomanceCerita ini hanya fiktif belaka, karena saya begitu mengidolakan Ria Yunita dan Wildan Alamsyah, maka saya memakai nama mereka dicerita saya, mohon maaf jika ada yg tidak berkenan, Untuk K'k Ria Yunita dan Abang Wildan Alamsyah maaf saya membuat ceri...
