Aku sampai Jakarta sudah larut malam, jadi aku memutuskan untuk tidak pulang kerumah orang tuaku aku memilih kerumah dimana teman-teman ku biasa berkumpul kita biasanya menyebut itu base camp, karena dulu rumah itu sebenarnya rumahku tapi karena aku harus pindah keluar kota untuk dinas jadi mereka yg menempati, dan rumah itu sekarang mereka jadikan kantor untuk pekerjaan mereka sekarang yaitu vlogger tanpa mengabari mereka,aku datang tiba-tiba, aku memencet bel rumah, yang membuka pintu ternyata Ella, Ella berteriak histeris dan memelukku membuat ariesh,vazo dan Derry keluar dan merekapun histeris, akhirnya ketua geng kita pulang saut Ella, Mereka mempersilahkan gua masuk, Ella menyiapkan minum, ariesh, vazo dan Derry menginterogasi ku, mereka melihat mataku agak bengkak setelah menangis tadi selama perjalanan,
"Lu ga kenapa-kenapa kan Yun??" Tanya ariesh
"Gua ga kenapa2, gua baik-baik aja" jawabku
Ella memberikan aku minum dan duduk disampingku,
"Ga usah bohong sama kita cis, mata lu bengkak begitu"
Aku memang ga bisa bohong sama mereka, kita bersahabat sudah sangat lama, jadi mereka paham betul sikap dan sifat ku, aku sudah tak bisa membendung air mataku, aku memeluk Ella, vazo dan Derry bingung, ariesh ikut menangis karena memang diantara kami ariesh yg paling mudah meneteskan air mata,
"Sebenernya ada apa cis??" Tanya Ella
Aku menyeka air mataku dan mulai bercerita pada mereka,
"Gua sakit dan mengharuskan salah satu indung telur gua diangkat, dan kalian tau apa dampaknya dikemudian hari, gua akan sulit hamil jika gua sudah menikah, dan impian Wildan adalah mempunyai anak-anak yang banyak kelak jika kita sudah menikah, gua mencintainya tapi gua juga ga boleh egois, gua harus melepaskan Wildan untuk wanita lain,
"Wildan gimana langsung mutusin pertunangannya sama lu??"tanya vazo
"Ga dia tetap mempertahankan hubungan ini" jawabku
"Terus kenapa lu nangis??" Tanya Derry
"Kalau gua melanjutkan hubungan ini gua ga bisa mewujudkan impiannya yg ingin punya keturunan yang banyak, jadi gua memutuskan buat pergi dari hidup dia, supaya dia bisa mencintai wanita lain'' jawabku
Mereka menatap ku sedih, tapi ariesh tiba-tiba menyalakan musik ariesh ganti baju dengan warna serba pink sampai kaus kaki dan bando warna pink, dan itu membuatku tertawa terbahak-bahak dan melupakan sejenak Masalahku, sampai menjelang shubuh mereka menghiburku, kami nyanyi bersama, bercanda membuat vlog dichannel YouTube mereka, setelah sholat shubuh aku tidur dikamar ku dulu yang tak berubah sama sekali, aku tidur nyenyak sekali bebanku seketika hilang, menjelang Dzuhur aku terbangun karena ada dering telpon masuk dar handphone ku, tanpa melihat layar telpon,
"Assalamualaikum cis kamu udah sampai Rumah orang tua kamu??" Tanya tanteku
"Belum Tante, aku masih dirumahku di kebagusan, hari ini aku mau kasih surprise ke mereka, Tante jangan bilang kalau aku ada dijakarta ya"
"Iya cis, kamu belum telpon Wildan kalau kamu udah sampai Jakarta??
"Belum Tante, aku akan hubungi dia setelah aku sudah siap, ya udah Tante aku mau sholat Dzuhur dulu ya, assalamualaikum"
"Iya waalaikumsalam, hati-hati ya nak, jaga diri"
Tiba-tiba aryesh,Ella,vazo dan Derry mengetok kamarku heboh, aku segera memakai hijab ku dan keluar kamar,
"Ada apa sih ini"?? Tanyaku
Vazo membawa laptop memperlihatkan sesuatu padaku
"Video kita semalam trending di YouTube, dan itu karena lu cis"
"Wah gua ikut seneng"
"Gua ada ide selama lu cuti jadi dokter gabung sama kita jadi YouTubers??" Tanya ariesh
"Boleh, gua seneng bisa bantu kalian, oh iya gua mau bikin surprise buat bokap gua, mau beli mobil yg dari dulu beliau mau, kita jadiin konten ya"..
"Setuju banget"jawab mereka kompak
Setelah sholat mandi,kita siap-siap menuju showroom mobil, dan membuat konten, sampai lah kami dishowroom mobil,
Aryesh cameraman memberi aba-aba
"Camera stand by 1,2,3 mulai"
Aku mulai opening,
Setelah kita membuat konten, kita langsung membuat kejutan untuk papaku, kita langsung bisa membawa mobilnya hari itu, menuju rumahku, sampai dirumahku kita juga membuat konten saat memberikan kejutan, betapa senangnya papaku anaknya pulang kejakarta dan memberi hadiah mobil yang sudah lama beliau inginkan, setelah membuat konten, aku ngobrol santai dengan papa dan ibu, aku izin dengan beliau untuk tinggal dirumah ku di kebagusan selama aku cuti dari tugasku sebagai Dokter, sambil menata hatiku yang masih hancur, aku rindu sekali dengan wildan, dia selalu coba menghubungi ku tapi tak pernah aku gubris, Wildan apa kabarmu?? Aku merindukanmu, semoga kamu pun merindukan aku...
KAMU SEDANG MEMBACA
Dokter Cintaku
RomanceCerita ini hanya fiktif belaka, karena saya begitu mengidolakan Ria Yunita dan Wildan Alamsyah, maka saya memakai nama mereka dicerita saya, mohon maaf jika ada yg tidak berkenan, Untuk K'k Ria Yunita dan Abang Wildan Alamsyah maaf saya membuat ceri...
