-DUA PULUH-

3K 68 0
                                        

Manda memasuki rumah tersebut dengan wajah datarnya.

"Nah kamu masih inget kamar kamu kan?" Tanya Siska

"Hm" Jawab Manda singkat yang langsung segera menuju kamarnya diatas.

Manda memasuki kamar tersebut ia hanya tersenyum miring. Kamar yang dulu sangat penuh kenangan. Hari ini Manda akan pergi kesuatu Mall ia ingin membeli barang barang perlengkapan dikamarnya.

Manda segera keluar dari kamarnya.

"Mau kemana nak?" Tanya Siska lembut

"Mall" Ucap Manda dengan nada singkat ia segera keluar dari rumah tersebut dan menggas mobilnya. Sesampainya diMall ia segera membeli perlengkapan yang ia butuhkan setelah Manda sudah membeli perlengkapan kamarnya ia segera menuju rumahnya

Tak butuh waktu lama Manda sudah berada dirumahnya ia membawa belanjaan nya masuk kedalam rumahnya dan membawanya ke kamar.

Disana Manda dengan cepat langsung mendekor kamarnya dengan chat warna putih polos dan seperti biasa lagi dinding yang dihiasi dengan pilok dan kata kata.

Manda dulu memang penyuka warna yang cerah cerah macam pink dan ia suka jika kamarnya mewah. Tapi beda dengan sekarang Manda yang suka dengan nuansa gelap dan sederhana

Setelah menyelesaikan dekorasi kamarnya Manda menuju balkon rumahnya ia memainkan handphone sembari menikmati angin

"Assalamualaikum"Salam Alvin yang sudah pulang dari kampusnya harusnya ia pulang agak sore tapi ia meminta izin karna ia ingin bertemu dengan Manda yang sudah ia rindui karna mereka sudah tidak bertemu selama 4 tahunan

"Walaikumsalam alvin udah pulang nak" Jawab Siska

"Udah bun, Manda mana bun?" Tanya Alvin yang langsung menanyakan Manda

"Dikamarnya" Jawab Bunda dengan cepat Alvin menuju keatas untuk menemui Manda

Tok tok tok

Manda yang sadar ada yang mengetok pintu kamarnya ia segera menuju pintu dan membuka kan

Tanpa basa basi Alvin segera memeluk Manda dengan erat sudah lama ia tidak bertemu dengan Manda. Manda bingung siapa ini? Yang langsung memeluknya manda hanya membalas pelukan tersebut walaupun ia tidak kenal dengan orang ini wajar saja ia sudah lupa 4 tahun sudah tidak ketemu

Alvin melepaskan pelukannya lalu menatap Manda dengan sendu

"Lo siapa?" Tanya Manda bingung

"Lo gakenal gue? Gue itu abang Alvin Manda" Jawab Alvin

"Ouh elo bang masuk sini" Ucap Manda yang sudah tau dia Alvin

Alvin hanya menggelengkan kepalanya lalu masuk kedalam kamarnya. Ia melihat kamarnya dengan chat dinding yang berwarna polos saja lalu dihiasi dengan berbagai macam kata kata dengan pilok

"Lo beda ya Man lo berubah dulu lo paling gasuka kalo kamar lo nuansa gelap" Ucap Alvin yang membuat Manda tersenyum miris

"Gue berubah juga karna mereka"Jawab Manda

"Mereka?" Tanya Alvin yang tak mengerti ucapan Manda

"Iyah mereka yang udah memutuskan bercerai tanpa berpikir gimana nanti nasib anak anaknya" Jelas Manda. Alvin sudah tau maksud nya dengan kata 'Mereka' ialah keluarganya

Alvin tak menjawab apa apa ia tau apa yang dirasakan Manda saat ini.

"Lo sebelum tinggal disini tinggal dimana?" Tanya Alvin

"Gue beli rumah sendiri didaerah sini ga terlalu jauh" Ucap Manda yang hanya diangguki oleh Alvin

"Ouh iya Man gue kekamar mandk dulu yah gue mau mandi bau nih gue" Ucap Alvin

"Yaudah lo mandi yang bersih bau banget badan lo" Ledek Manda. Alvin segera keluar dari kamar Manda ia memutuskan untuk mandi terlebih dahulu

Tingg

Handphone manda berbunyi terdapat 1 notifikasi line ia segera melihat siapa yang meng-chat nya

Line

Kevin: Hai Man lo sibuk ga gue lagi gabut nihh ketemuan yu

Manda hanya tersenyum ketika melihat siapa yang mengline nya

Manda: Boleh kita ketemuan di taman biasa yah

Kevin: Siap

Dengan cepat Manda segera bersiap siap. Setelah Manda siap dengan penampilan ia segera menuju keluar kamarnya

"Bang bilangin sama bunda gue pergi bentar" Ucap Manda pada Alvin yang sedang asik menonton tv. Alvin hanya membalasnya dengan mengangkat jempol

Manda segera memasuki mobilnya dan menggas mobil tersebut

Setelah sampai di taman ia segere keluar dari mobil. Terdapat seseorang yang menunggunya

"Udah lama vin?" Tanya Manda kepada Kevin yang sedang tersenyum kepadanya

"Engga gue baru" Jawab Kevin. Manda hanya mengangguk saja setelah itu Manda duduk disebelah Kevin.

Tiba tiba pikiran kevin teringat akan ucapan Rizky kemarin saat sedang berkumpul.
'Okey kita lihat aja si Kevin bisa ga ngerubah siManda secara dia laki laki yang deket sama si Manda'

"Ouh iyah Man gue mau minta satu hal banget sama lo" Ucap Kevin

"Apa?" Tanya Manda dengan mengangkat satu alisnya

"Gue mau ngajak lo buat berubah yah jadi Manda yang dulu" Jawab Kevin

"Gue gabisa berubah vin" Ucap Manda

"Bisa kita coba aja dulu" Ajak Kevin yang hanya diangguki oleh Manda. Kevin senang Manda mau diajak berubah oleh nya

"Yaudah kita mulai dari lo ramah sama orang dulu seperti senyum dulu gitu" Suruh Kevin. Memang pada dasarnya Manda tidak pernah senyum ataupun ramah dengan orang sekitarnya semacan hal nya jika ia disekolah banyak adik kelas dengan kakakelas yang mendekatinya tapi ke jutekan Manda yang membuat adik dan kaka kelasnya yang menjauhinya

"Gue harus senyum terus gitu sama orang yang disekitar gue?" Tanya Manda yang diangguki oleh Kevin

"Eh yang ada gue dibilang stres anjing" Lanjut Manda

"Ouh iyah satu lagi lo kurangin bahasa kasar lo itu" Ucap Kevin

"Okey okey" Balas Manda pasrah sepanjang jalan Manda terus saja tersenyum kepada orang orang yang ada disekitarnya

"Nah udah tuh gue senyum apa lagi?" Ucap Manda

"Penampilan lo kesekolah kita lanjut besok okey?" Jawab kevin. Manda hanya meng-iyah kan saja

FAKE NERDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang