Manda berjalan keluar kelas dengan menggendong tasnya. Pandangan nya hanya lurus dan tatapan yang kosong, hari ini seharusnya ia berkumpul bersama teman teman nya tapi Manda izin untuk tidak datang karna kepala nya sangat pusing
Manda membuka pintu mobilnya tapi tiba tiba sebuah tangan membuat Manda tidak jadi membuka pintu mobilnya, Manda menoleh kearah belakang terdapat seorang yang sedang berdiri dengan tangan yang masih mengenggam
"Lepas" Ketus Manda. Medengar ucapan Manda orang itu langsung melepas tangannya dari Manda
"Gue minta maaf sama lo" Ucapnya dengan nada yang merasa bersalah
"Buat apa lo minta maaf sama cewe brengsek kaya gue?" Tanya Manda. Kevin semakin menundukan kepalanya ia merasa sangat bersalah terhadap apa yang sudah ia lakukan kepada Manda.
"Gue mau ngomong sama lo boleh? Tapi ga disini" Tanya balik Kevin.
"Gue sibuk" Tolak Manda mentah mentah, Setelah itu Manda segera masuk kedalam mobilnya dan meng-gas mobil tersebut
"Lo bodoh banget Vin, gimana sekarang kerasa penyesalan nya? Karma sekarang udah deket sama lo, lo tinggal nikmatin gimana rasanya" Celetuk seseorang dari belakang. Kevin yang merasa tersindir ia hanya diam, iyah memang Kevin memang bodoh ia sudah menyia nyiakan orang yang berjuang kepadanya sedang kan ia malah berjuang untuk orang yang tidak pernah ada perasaan terhadapnya. Memang cinta itu membuat orang menjadi goblok
Manda memasuki kamarnya dan membanting tubuh nya kekasur ia memijat kepalanya yang sangat pusing. Pikirannya sangat kacau hari ini, perasaan benci nya terhadap Nanda semakin tumbuh. Ia menutup kepalanya dengan bantal lalu Manda berteriak dengan kencang bertujuan agar sedikit lega
"KENAPA GUE GA PERNAH BAHAGIA SIH" Teriak Manda tidak terlalu kencang karna mukannya masih ditutup oleh bantal. Manda berjalan menuju kamar mandi lalu melakukan ritualnya untuk mandi
Tak butuh waktu lama Manda keluar dengan menggunakan baju tidurnya. Ia menyisir rambutnya yang masih basah.
06.02 Pm
Manda datang kesekolah sangat pagi entahlah mengapa, ia sangat membutuhkan Ava teman sebangkunya biasanya Manda akan menceritakan masalah yang ia alami tapi untuk beberapa hari kedepan Ava masih tidak bisa masuk kesekolah.
Seseorang datang dari pintu kelas ia memasuki kelas Manda. Dan duduk disebelah Manda
"Man" Ucapnya Lembut. Manda menoleh kearah suara tersebut, terdapat seseorang yang membuat nya frustasi membuat beban Manda semakin berat
"Ngapain lo disini" Tanya Manda ketus ditambah dengan mata yang menatapnya dengan kebencian
"Gue mau ngomong sama lo, please Man kasih kesempatan gue buat ngomong"Jelas nya, Manda hanya tersenyum miring
"Lo bisa pergi dari hadapan gue, gue muak liat muka lo" Usir Manda. Kevin tak mau putus asa ia terus membujuk Manda agar mendengar ucapannya
"Man please" Ajak nya sekali lagi, dengan Nada yang sangat lembut. Manda berdecak kesal
"Pergi lo dari hadapan gue bangsat" Titah Manda. Kevin hanya bisa pasrah ia tau ia memang salah, makannya Manda pantas untuk megusirnya
Kringg...
Bell berbunyi menandakan pelajaran pertama akan segera dimulai. Manda mengeluarkan buku dari kantongnya dan meletakan diatas meja.
Kegiatan belajar terus berlanjut hingga bell istirahat berbunyi, Manda berjalan menuju keluar kelas dengan muka yang datar
"Man ko lo kemarin gabisa hadir buat kumpul?" Tanya Morgan
"Gue kemarin pusing" Jawab Manda
"Lo bisa sakit Man?" Ejek Morgan. Manda mendengar ucapan Morgan dengan cepat ia menjitak kepala Morgan
"Aduh sakit Man" Ucap Morgan sambil memegang kepala nya yang sakit
"Bodo amat" Balas Manda sambil memeletkan lidahnya. Dan langsung berlari begitu saja dari hadapan Morgan
"Manda sini lo gue jitak balik" Teriak Morgan. Dan terjadi lah kerjar kejar antar mereka dikelas
Tanpa disadari ada yang menatap mereka berdua. Orang itu hanya mengepalkan tanganya menahan amarah ia adalah Kevin, Kevin merasa iri kepada Morgan, ketika Manda bersama Nya Manda berubah 90% menjadi orang yang paling anti untuk senyum tapi berbeda dengan ketika Morgan bersama Manda, dapat tercetak senyum bahagia diwajahnya
"Morgan udah kejar kejarannya gue cape nih" Ucap Manda. Morgan hanya tertawa terbahak bahak
"Ngapain ketawa?" Tanya Manda dingin
"Gapapa sih" Jawabnya
"Gila lo" Ketus Manda. Morgan mendekati Manda yang sedang mengipas ngipas wajahnya
"Kantin yu" Ajak Morgan, Belum sempat Manda menjawab Morgan sudah menarik tanganya menuju kantin.
Manda memasuki kantin dengan Morgan. Mereka mencari tempat duduk yang kosong, Mata Manda berhenti pada wanita yang sedang membentak orang tersebut
"LO GAUSAH SO JAGOAN DEH BILANGIN SAMA KEMBARAN LO GUE GA TAKUT SAMA DIA WALAUPUN DIA INI UDAH TERMASUK ANGGOTA CB" Bentaknya. Manda yang mengenali suara orang tersebut mendekatinya.
"Maksud lo gue?" Tanya Manda pada orang tersebut. Dengan cepar Manda mendorong tubuh Bella hingga terjatuh, Kantin yang asalnya gaduh berubah menjadi hening
"GUE UDAH BILANG JANGAN GANGGU NANDA BANGSATT" Bentak Manda
"Lo itu bodoh apa gimana sih Man? Nanda itu udah khianatin lo dia yang buat lo hancur bego" Balas Bella
"PERGI LO DARI SINI" suruh Manda. Bella bangkit untuk berdiri lalu ia pergi dari kantin
"Gue udah bilang sama lo jangan lembek jadi orangg, makannya lo gampang banget buat diinjek injek" Ucap Manda. Nanda masih memeluk erat Vani sahabatnya, Kevin dari ujung sanah melihat memang bahwa Manda selalu menjaga Nanda agar tidak terluka.
KAMU SEDANG MEMBACA
FAKE NERD
Teen FictionJANGAN BACA DULU, LAGI TAHAP REVISI Jessyca Aurelia Chalondra gadis sebagai sasaran bullyan SMA Garuda, hanya dengan penampilan nya yang seperti gadis culun mampu membuat teman-teman sekolah nya membully termasuk teman sebangku nya yang menjauhi aki...
