SA #5

628 79 12
                                        

Satu tahun kemudian

Sorak sorai dan tepuk tangan fans mengiringi langkah para member sebuah grup menuruni panggung. Sambil membungkukan badan mereka berterima kasih kepada para staff yang sudah bekerja keras menyukseskan fansign pertama mereka.

"Kalian sudah bekerja keras, terima kasih banyak,"

"Terima kasih semua,"

"Terima kasih untuk kerja keras kalian,"

Berkali-kali mereka mengucapkan terima kasih. Bagi mereka sangat penting untuk menghargai kerja keras setiap orang, siapa pun mereka, apapun pekerjaan mereka. Tak heran mereka menjadi salah satu grup yang banyak disukai.

EXU adalah sebuah grup rookie yang beranggotakan sembilan pria tampan, mempesona, dan bertalenta. Anggota mereka terdiri dari Kim Junmyeon atau Suho sebagai leader, Kim Minseok atau Xiumin, Zhang Yixing atau Lay yang merupakan satu-satunya member asal Cina, Byun Baekhyun, Park Chanyeol, Kim Jongdae atau Chen, Kim Jongin atau Kai, Oh Sehun sebagai maknae, dan Do Kyungsoo atau DO. Meski baru sebulan yang lalu debut, mereka sudah mengumpulkan banyak fans berkat talenta mereka yang luar biasa. Ditambah lagi wajah yang dapat dikatakan di atas rata-rata.

"Wahh.. Aku benar-benar tak menyangka fans kita akan sebanyak itu," kata Baekhyun takjub dengan ramainya fans yang datang.

"Benar. Wahh.. Aku tak menyangka kita akan mendapatkan banyak cinta seperti ini," kata Chanyeol menimpali.

"Ayo ambil barang-barang kalian, kita pulang sekarang. Kalian butuh istirahat," kata Joongki yang menjadi manejer mereka.

"Siap hyung!!"

"Hyung, aku lapar," kata Sehun sambil menunjukan aegyo-nya.

"Hentikan wajah menjijikanmu itu. Aku akan pesankan makanan begitu sampai dorm," balas Joongki sambil menjauhkan wajah Sehun dari pandangannya.

"Yeyy!! Manejer hyung memang yang terbaik," ucap Sehun tersenyum lebar sambil mengacungkan jempolnya.

"Hentikan omong kosongmu. Ayo pulang."

Joongki keluar bersama para member menuju basement gedung yang mereka gunakan. Karna jumlah member yang cukup banyak, mereka harus dibagi ke dua mobil berbeda. Kyungsoo berada satu mobil dengan Baekhyun, Chanyeol, Jongdae, dan Joongki.

Sepanjang perjalanan mereka tidak pernah sepi dari tawa karna candaan yang dilemparkan Baekhyun, Chanyeol, dan Jongdae. Kyungsoo menikmati itu. Dia ikut tertawa dan membalas lelucon member lain.

"Kalian mandilah. Aku akan pesankan makanan untuk kalian," kata Joongki saat mereka tiba di dorm.

"Oke hyung, aku mandi duluan," kata Chanyeol.

"Kalau begitu toilet satunya aku yang pakai dulu. Badanku sudah gatal-gatal semua," kata Baekhyun.

"Tidak tidak!! Aku duluan yg mandi hyung. Badanku sudah lengket semua," balas Jongin.

"Tidak!! Aku duluan yang mandi. Aku sudah gerah," kata Jongdae tidak mau kalah.

"Aku leader, jadi aku yang harus mandi duluan."

"Ya Junmyeon!! Kenapa kau bawa-bawa posisimu di grup!! Kalau begitu aku harus mandi dulu karna aku yang paling tua!!"

"Tidak Hyung!! Aku dulu yang mandi!! Aku maknae!! Kalian harus baik pada maknae kalian!!"

Joongki memijat pangkal hidungnya, pusing mendengar perdebatan para member yang tidak mau mengalah hanya karna hal sepele. Memang toilet di dorm mereka hanya dua, tapi apa salahnya menunggu sebentar pikirnya. Mereka kan bukan wanita yang mandi saja perlu setengah jam.

"Cukup!!"

Yixing yang kesal dengan para memberpun berteriak untuk melerai mereka.

"Kenapa untuk mandi saja kalian harus berdebat?! Sudah!! Kita mandi sama-sama saja biar impas!!" lanjut Yixing mencoba memberikan usul.

"Wah kau benar ge. Ayo mandi sama-sama," jawab Baekhyun mengiyakan usulan Yixing.

Para member pun berjalan menuju toilet, kecuali Kyungsoo. Dia tidak mau menunjukan tubuhnya kepada orang lain selain Joongki. Bukan bentuk tubuhnya tidak bagus, karena menurut Joongki bentuk tubuhnya adalah yang terbaik dibandingkan dengan member lainnya. Tapi karena di tubuh Kyungsoo terdapat banyak bekas luka yang merupakan hasil latihannya sebagai agen rahasia selama ini. Karena hal ini juga Kyungsoo sempat ragu untuk menjadi seorang idol sebelumnya.

"Kyung hyung, ayo mandi,"ajak Jongin.

"Tidak. Kalian mandi saja duluan," jawab Kyungsoo sambil tersenyum.

Kini tersisa Joongki dan Kyungsoo yang duduk saling berhadapan di meja makan sambil menunggu makanan yang sudah dipesan Joongki. Joongki memperhatikan Kyungsoo yang saat ini jauh lebih pendiam dibandingkan saat sebelum debut.

"Kyung, apa ada yang mengganggu pikiranmu?"

Kyungsoo yang semula menunduk kemudian mengangkat kepalanya memandang Joongki dengan tatapan bingungnya.

"Kau jadi banyak diam semenjak debut. Kau bahkan jarang menghinaku. Apa ada masalah?"

"Ahh.. Hyung merindukan hinaanku?" tanya Kyungsoo dengan wajah senyum jahilnya.

"Tidak, aku benci hinaanmu. Tapi kau bukan seperti yang kukenal. Kau benar-benar membuatku khawatir. Apa ini sifat aslimu? Atau ada ingatanmu yang kembali?"

"Wahh hyung, kau benar-benar kepo ya," jawab Kyungsoo sambil tertawa.

"Aish kau ini. Orang khawatir kau bilang kepo. Sudahlah, aku tak mau khawatirkan kau lagi," balas Joongki kesal.

Kyungsoo terkekeh geli mendengar celotehan Joongki.

Tidak ada pembicaraan lebih lanjut. Keduanya kembali hening, hingga tiba-tiba Kyungsoo kembali berbicara.

"Hyung, akhir-akhir ini aku merasa seperti diikuti."

"Diikuti? Siapa yang mengikutimu?"

"Entahlah hyung. Tapi aku merasa seperti pergerakanku sedang diawasi."

"Bisa jadi itu sasaeng. Kau tau, meskipun kalian masih rookie tapi popularitas kalian sudah sangat tinggi. Jadi bukannya tidak mungkin kalian sudah punya sasaeng. Jika mereka mulai berulah langsung katakan padaku Kyung. Untuk sementara ini kita biarkan saja dulu mereka."

Kyungsoo hanya mengangguk mendengar perkataan Joongki, meski dia merasa tidak yakin yang dikatakan Joongki itu benar atau tidak.

-❣-

"Kau benar akan melakukannya?"

"Tentu Jackson. Apapun yang terjadi dia harus mengingat kita. Dia harus mengingatku."

-TBC-

19 Oktober 2019

Secret AgentTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang