HAYOYO ICA UP LAGI DONG!
Rasa gelisah dan khawatir bercampur menjadi satu, dengan wajah yang sudah di banjiri keringat. Tak henti henti nya ia memandang ke arah cewek yang terbaring lemah di bankar uks. Dan kini tangan Leo terulur menyentuh pipi Pizza yang masih dingin.
"Ma maaf kak bi bisa geser sebentar?" tanya seorang cewek yang memiliki rambut sebahu itu dengan gagu. Di lihat dari penampilan dan cara berbicara nya yang menggunakan embel embel 'kak' Leo sudah mengetahui bahwa cewek ini adalah adek kelas nya.
"mau ngapain?" tanya Leo pada sang adek kelas.
"Ma mau ngompres lebam di jidat kak Pizza" ucap cewek itu.
Leo tak menjawab, ia hanya menganguk mengiyakan. Lantas ia bergeser sedikit.
"Ka kak bisa lagi geser nya? Saya kesulitan mengompres nya kalau kak Leo geser nya cuman 30 cm aja"
"lo anak ipa ya? Gue geser aja main di hitung" tanya Leo pada cewek itu.
"I iya kak, tapi kak Leo bisa geser kan?" tanya nya lagi dengan gagu.
" gue bingung dah hampir semua cewek gagu kalau lagi ngomong sama gue" gumam Leo.
"Karna kakak ganteng" gumam adek kelas itu dengan pelan.
"Lo ngomong apa?" tanya Leo.
"Eng enggak ngomong apa apa kok kak" jawab cewek itu.
Namun Leo sama sekali tak bergerak, masih setia duduk di tempat.
"Kalau kakak gak geser gimana saya obatin kak Pizza." ucap nya lagi.
"Tiara Anatasyaaaaa kamu di panggil sama Ibu Rifia ke ruangan nya" ucap seorang cewek yang baru muncul dari balik pintu.
"Shutttt Kirana jangan teriak teriak" tegur Tiara pada cewek itu.
"Hehe maaf di kirain gak ada orang" ucap Kirana.
"Ntar dulu aku lagi ngompres lebam nya kak Pizza." ucap Tiara.
"Gak usah. Lo pergi aja biar gue yang ngerjain" ucap Leo lalu mengambil baskom yang berisi air hangat yang ada di tangan Tiara.
"Eh eh gak papa kok kak biar saya aja yang ngerjain"
"Gak ada gak ada! Biar gue aja, dimana mana juga bagusan kerjaan gue daripada kerjaan lo" ucap dengan songong.
"Yaudah deh kalo kak yang maksa. Kalau begitu saya permisi" ucap Tiara lalu beranjak pergi dari uks.
"Eh eh tunggu!" ucap Leo menghentikan langkah Tiara dan Kirana.
"I iya apa kak?"
"Contohin dulu gimana cara ngompresin nya!"
"Hah? Kata kak Leo tadi kan bagusan kerjaan kakak dari pada kerjaan saya"
"Emang gitu nyata nya!"
"Yasudah saya pergi dulu kak" ucap Tiara
"Ajarin gue dulu!"
"susah banget bilang 'iya saya gak bisa."
"Lo ngejek gue?" ucap Leo.
"Eh eng engak kok kak"
"Eh siapa tadi nama lo?" tanya Leo sama cewek.
"Tiara kak"
"Muka lo kok familiar, kita pernah ketemu?" tanya Leo lagi.
"Pernah kak! Waktu aku sampein pesan dari pak Husen" ucap Tiara dengan semangat 45.
Leo tak menjawab ia hanya mengangguk dan memperhatikan cara Tiara mengompres jidat Pizza yang sudah membiru.
KAMU SEDANG MEMBACA
BECAUSE YOUR NAME [COMPLETED]
Teen FictionMenjahili Pizza adalah suatu kebahagiaan tersendiri bagi seorang Leo Lexiantera Badai. Mengamuk dan menangis. Hal ini lah efek dari kejahilan Leo untuk seorang gadis manis nan cantik. Pizza Sativa Antares. Nama yang aneh kan? Dari nama nya itu lah s...
![BECAUSE YOUR NAME [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/192870540-64-k316374.jpg)