tak terima dengan tuduhan yang di berikan Siska lantas Pizza keluar dari tenda dan memberikan tatapan sinis kepada Siska dkk.
Penuh dengan kesabaran, Pizza menahan amarah nya yang sebentar lagi akan meledak, masih dengan keadaan diam ia mencoba mengontrol emosi nya.
" Kenapa diam? Kaget ya habis kepergok aksi jalang Lo?" Mulut pedas itu lagi lagi mengeluarkan kata kata yang penuh fitnah.
Jika Pizza menjambak terus menampar mulut Siska apakah diri nya terlihat seperti orang bodoh yang menyelasaikan masalah dengan cara adu urat? Atau adu kekuatan?.
Dengan senyum yang di paksakan, senyum yang mengandung amarah yang begitu besar Pizza maju satu langkah ke depan Siska dkk. Leo pun dengan refleks menahan lengan Pizza.
" Biar gua yang urus" ucap Leo meyakinkan Pizza. Ia tidak bisa mambiarkan sang cewek kenapa Napa.
Pizza memberikan isyarat kepada Leo bahwa diri nya akan baik baik aja
" Gapapa gue bisa hadapi biang fitnah satu ini kok" ucap Pizza meyakinkan Leo.
Namun Leo tetap lah Leo yang tidak mau mendengarkan perkataan Pizza.
" Gausah di ladenin Za! Mending Lo nyamperin Caca gih."
" Tenang, dan percaya sama gue" ucap Pizza.
" Aduhh gesss kali ini kita menyaksikan drama si jalang so polos satu ini"
"Euhhhh banget deh sok sok an polos ehh ternyata ratu jalang." Celutuk prajurit iblis itu ikut berbicara.
" Jaga bicara Lo bangsat!" Teriak Leo tak terima sang cewek di bilang cewek gak bener.
" kenapa kamu belain dia sih Le? Kamu itu sudah masuk kedalam perangkap jalang nya si Pizza! Sadar Leo!" Siska berbicara bak seorang malaikat yang penuh dengan kebenaran, tapi Siska apa? Ia bagaikan seorang iblis yang lagi menyebar fitnah dan berlagak bagaikan seorang malaikat yang membawa kebenaran.
" Dari tadi gue udah gak tahan ya denger omongan sampah lo dan barisan iblis Lo, sekarang Lo pergi atau gue yang langsung turun tangan buat ngebasmi iblis picik macam Lo!". Dengan penuh emosi Leo mengatakan setiap kata umpatan untuk Siska yang kini diam dengan mengepal kan kedua tangan nya. Dengan wajah merah padam menahan malu serta amarah Siska pergi dengan menghentakkan kaki nya dengan manja dan di ikuti oleh oleh anak anak syaiton di belakang nya.
" Awas Lo jalang liat aja nanti" ucap Siska melenggang pergi dan di balas oleh Pizza dengan juluran lidah ke arah Siska dkk.
" Udah gue bilang kan jangan ikut campur! ah elu mahh gak asik! padahal gue mau hajar tuh si mulut baskom." Ucap Pizza kesal dan menjambak rambut Leo dengan tiba tiba.
" Aaagrhh sakit yang! Jangan di jambak ntar gua botak!" Detik berikut nya Pizza melepaskan iambakan nya dan mamandang Leo dengan mata yang melotot.
" Eloo apaan sih yang yang yang! Jijik tau gak?"
" Yaelah sama pacar sendiri aja jijik, ohhh gue tau nih Lo mau gue panggil apa? Baby, honey, sweetie, Hany, ato kek orang kekinian heh Bee?" Ucap Leo menaik turun kan alis nya dengan jahil.
" Musnah kau bapak nya seton!" Geram Pizza dengan menyambunyikan wajah merah nya, bagaimana pun Pizza seorang cewek yang lemah akan kata kata manis laki laki ia merasa blushing dan deg deg kan?
" My honey sweetie baby nya Leo kenapa muka nya kebelakang? Blushing ya sama ucapan pacar?" Goda Leo.
" Pacar pacar apansih? Emang kita pacaran? Nembak aja kagak bilang pacaran, dasar cacing Alaska!"
KAMU SEDANG MEMBACA
BECAUSE YOUR NAME [COMPLETED]
Teen FictionMenjahili Pizza adalah suatu kebahagiaan tersendiri bagi seorang Leo Lexiantera Badai. Mengamuk dan menangis. Hal ini lah efek dari kejahilan Leo untuk seorang gadis manis nan cantik. Pizza Sativa Antares. Nama yang aneh kan? Dari nama nya itu lah s...
![BECAUSE YOUR NAME [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/192870540-64-k316374.jpg)