Cari Sekolah Baru.

647 46 2
                                        





CUMAN MAU BILANG DI PART KALI INI BANYAK SEKALI MENGANDUNG KATA KATA KASAR DAN ITU TIDAK DI PERBOLEHKAN UNTUK DI TIRU! JIKA ADA YANG MELANGGAR MAKA KALIAN AKAN DI  BENCI LEO GANTENG SELAMA-LAMANYA.




" Apa Lo hah? Berani sama gue? Udah puas mempermalukan gue di depan Leo Hah? jawab bangsat!" Cengkaram itu naik ke rahang Pizza dan kembali lagi ia menekan kuku panjang nya ke rahang milik Pizza, dengan gerakan melawan Pizza mengkis tangan Siska yang masih setia negcengkaram dagu nya, namun kekuatan Itu tak sekuat yang ia kira, lagi dan lagi Siska menambah kekuatan cengkraman nya di dagu nya Pizza, kuku nya yang tajam mampu menggores kulit halus milik Pizza. Sudah tercipta lah sebuah luka di rahang Pizza.

" ANJING LO APAIN PIZZA HAH? teriakan tak terima itu terdengar begitu saja dari arah belakang.

Mendengar teriakan itu lantas Siska mencengkram kuat kuat dagu Pizza lalu menghempaskan nya secara kasar.

"Bangsat" ucap Pelangi  dengan penuh emosi ia menampar pipi Siska namun ketika ia melayangkan tamparan nya yang kedua kali nya tangan nya ditahan oleh Kezia- teman Siska.

" GAK USAH PEGANG TANGAN GUE ANJING!"

teriak Pelangi dengan emosi lalu menjambak keras rambut Kezia.

"aghhhhhhh Siska tolong gue sis pala gue perih!" Teriak nya sambil memegang kepala nya yang tengah di jambak pelangi.

" Lepasin tangan Lo dari Kezia bangsat!" Ucap Siska yang tengah memegang pipi nya yang terasa panas akibat tamparan keras dari pelangi.

" KALIAN KIRA GUE BODOH? SETELAH KALIAN NGELAKUIN YANG LEBIH PARAH KE TEMEN GUE? GUE CUMAN DIAM GITU LIATIN KALIAN HAH?" teriak Pelangi mampu membuat Caca dan Nada yang memang tidak jauh dari kejadian itu menghampiri.

" PIZZAAAA" teriak Caca ketika ia melihat sang sahabat terbaring di tanah dengan luka luka di wajah.

" Ca Lo bawa Pizza sekarang! Gue bantu Pelangi dulu" setelah mengatakan hal itu Nada menghampiri Siska lalu mendorong nya dengan kasar hingga Siska tersungkur ke tanah.

" Lo apa apan hah?" Ucap Siska yang tak terima.

" Elo yang apa apan?" Ucap Nada lalu   mencengkram dagu Siska dengan kuat.

" Berhenti disitu! Atau gue aduin kelakuan kalian ke polisi!" Ucap Nada memperingati Karin.

Langkah Karin berhenti di tempat, ia hanya bisa menyaksikan kedua teman nya yang tak bisa bergerak oleh kuncian Pelangi dan Nada.

Dengan senyum miring Pelangi merogoh gunting di saku celana nya, kebetulan gunting itu baru ia pakai untuk memotong tali yang mengikat Hammock nya. Dengan kasar ia mendorong tubuh Kezia sehingga sang empu tersungkur ke tanah dengan keras dan mengakibatkan siku nya terbentur. Dengan langkah pasti ia menghampiri Siska yang terlihat menampakkan senyum miring nya.

" Gue bahkan bisa lebih kejam daripada Lo dan temen temen bangsat Lo ini! Jangan kira Pizza yang diam aja ketika kalian keroyok memiliki temen yang juga diam ngeliat dia di keroyok!." Ucap pelangi lalu dengan emosi ia menggunting rambut panjang Siska dengan asal asalan.

Siska meronta ronta di kuncian Nada dan ia menatap Pelangi dengan penuh kebencian.

" APA YANG LO LAKUIN BANGSAT!" teriak Siska menggelegar ketika melihat helaian rambut nya jatuh ke tanah.

" See gue bisa lebih kejam dari kalian!" Ucap Pelangi dan mendorong tubuh Siska hingga terjatuh.

" Ayo Nad cuci tangan dulu pake air bercampur tanah. Bekas najis berat ya gak?" Ucap Pelangi  begitu pedas yang mampu membuat Siska dkk geram dan tak terima.

BECAUSE YOUR NAME [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang