"Re, kamu yakin bisa berangkat hari ini?" ucap Rena sambil membereskan baju milik putrinya
"Yakin ma, kita udah beli tiket dan penerbangan tinggal nanti jam 10.00 pagi"
"Tak apa kalau kamu masih belum sanggup. Itu bisa di cancel."
"Tidak ma, kita berangkat hari ini aja"
Rena hanya menghela nafas kemudian tersenyum pada putrinya.
"Baiklah"
~~
Jaemin berangkat pagi-pagi kali ini lelaki itu berniat membeli rangkaian bunga dan menjenguk Arel di rumah sakit sepulang sekolah nanti seperti yang ia rencanakan kemarin
Drrt drrt
Jaemin mengambil ponselnya yang bergetar lama di dalam saku celananya. Terlihat seseorang menelfonnya.
"Halo"
"Gue nebeng lo dong. Ga ada bensin nih"
Hmm siapalagi kalau bukan Jeno
"Ga ada bensin ga usah sekolah"
"Et dah, gue seriusan kamprett."
"Lagian ngapain sih. Naik bus umum sana"
"Gue gada duit nyet! Kalo ada mah mending buat beli bensin daripada naik bus"
"Dasar lo nyusahin orang. Otw nih. Gue sampe sana lo harus udah siap depan gerbang. Kalo ngga auto tinggal."
"Njirr, lo jam segini udah siap?? Buset dah gue ga mandi kalo gitu."
"Woy mandi! Gue tunggu lima menit"
"Gilak lima menit mandi apaan."
"Setuju ngga setuju lima menit lagi gue otw. Ngga siap? Auto tinggal"
"Anjay. Okelah gue mandi bebek hari ini"
"Mending, daripada ngga mandi"
Tuut tuut tuut
Jaemin mematikan panggilannya secara sepihak agar Jeno segera bersiap.
Karena Jaemin harus menjemput Jeno, jadi lelaki itu harus membatalkan niatnya untuk membeli bunga
"Huh dasar Jeno sialan"
~~
Di sekolah
"Arel ngga berangkat ya" ucap Jeno sedih melihat bangku didepannya masih kosong
"Ya nggak lah, dia masih di rumah sakit".
"Hahh?? Separah itu kah sampe harus opname?"
"Lumayan sih tapi cuma nginep 2 hari doang kok"
"Yampun bebeb gue"
Jaemin memutar bolamatanya jengah.
"Nanti gue ajak jenguk ya" ucap Jeno
"Gue dari kemarin udah ada niat buat jenguk dia nanti sepulang sekolah"
"Yaudah bareng"
"Ongkos tambahan"
"Astaga Jaem. Matre amat lo jadi temen"
"Emang kita temen?"
Kini gantian Jeno tampak kesal. Lucu. Seandainya saja Arel disini pasti gadis itu sudah tertawa tak berhenti.
Drrt drrt
Jeno yang merasakan ponselnya bergetar singkat segera mengeceknya. Ada pesan. Arel?

KAMU SEDANG MEMBACA
IMPOSSIBLE || Jaemin x Mina ✔
Fanfiction[COMPLETED] Lelaki dingin itu milikku, dari dulu❤ "Bahkan disaat kamu melupakan aku, aku tau kamu akan mengingatku kembali" [Coretan 1] Jangan lupa vote and comment yaa🐰 Ingatt, hanya cerita hasil halu semata :D Aku tunggu kritik saran dan dukung...