Haechan geville shaquiel.

343 45 8
                                        

Tuhan, aku kembali lagi kesini.
aku sedang mencintai manusia yang bukan umatmu, aku sedang menjaga seorang perempuan yang bukan umatmu.

sayangnya, ia pernah berkata bahwa, ia tidak bisa mengucapkan selamat natal padaku, dan tidak bisa membalas ketika aku mengucapkan selamat berlebaran kepadanya.

Tuhan, jika mencintainya suatu kesalahan, maka, biarkan saja aku salah. Aku mencintainya, sungguh.

ia sangat cantik dan rupawan, dengan kain yang menutupi kepalanya membuatnya semakin indah dipandang, sangat indah.

Tuhan, aku meminta restu padamu.
bisakah aku mencintai perempuan, yang sama sekali tidak pernah menginjakkan kakinya ke lantai gereja ini?

aku tidak menyesal pernah mengenalnya, aku percaya, bahwa mengenalnya pun adalah skenario yang sudah dibuat olehmu.

Tuhan, restukan aku padanya.
aku mohon. Setidaknya, aku sudah mendapat izin darimu, walaupun mungkin, dari Tuhannya tidak.

Tuhan, jika dia jodohku, maka dekatkanlah aku dengannya, jika tidak, aku mohon, dekatkan lah aku dengannya yang mungkin bukan dia yang ada di altar bersamaku.

Tuhan, beri aku jawaban kali ini, dia hadapan mu, aku meminta dengan sungguh, wanita bernama Arana Nadhira Bestari. Yang menjadi perempuan satu satunya yang aku ajak untuk hidup berdua.

aku mengerti, bagaimana beratnya resiko yang nanti aku tanggung.
aku mencintainya, sungguh.

-haechan geville shaquiel.

religionTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang