"Kim Taehyung?"
Ucap seseorang, walau tak menoleh ke arah sumber suara Taehyung tahu benar siapa gerangan yang memanggil namanya."Kenapa kau disini?"
Ucap Taehyung tanpa menoleh ke orang itu. Ia tetap sibuk dengan monitor didepannya.Orang itu berdecak.
"Kau sangat ramah, tetap memperbolehkan aku masuk setelah pertengkaran hebat kita tempo hari"
Ucap Yeonjun.Ya, orang itu Yeonjun.
"Jadi kau mau aku menendang mu keluar dari kantor ku sekarang?"
Ucap Taehyung."Kau bisa lakukan setelah kita bicara"
Ucap Yeonjun.Taehyung mengeluarkan nafas kasar.
"Aku menghormati mu sebagai sahabat ku. Tapi, aku tak bisa biarkan kau berusaha menghancurkan pernikahan ku"
Ucap Taehyung kini berdiri lebih dekat mensejajarkan diri dengan Yeonjun.Kedua namja berparas rupawan itu saling memberikan tatapan dingin.
"Arraseo, akan ku beri kau kesempatan. Jika pernikahan kalian berjalan baik dan bahagia selama setahun ini aku akan mundur dengan suka rela. Jadi, pastikan kau buat Areum bahagia. Karna disini ada aku, namja yang mencintai dia dengan tulus dan siap kapan saja mengambilnya dari mu Kim Taehyung-shi"
Ucap Yeonjun.Taehyung hanya diam, tapi tak sekalipun tatapan dinginnya ia turunkan.
"Itu saja, aku permisi"
Ucap Yeonjun lalu pergi dari sana..
.
.Areum seperti biasa setelah mata kuliahnya berakhir ia akan pergi ke kantor dan lanjut melakukan bimbingan nya dengan Taehyung untuk urusan perusahaan mereka.
"Kau kenapa?"
Ucap Areum saat menyadari sedari tadi Taehyung hanya diam dan memandanginya cukup lekat."Ani, gwencahana"
Ucap Taehyung."Apa kau masih merasa sakit?"
Ucap Areum mulai khawatir sebab Taehyung memang baru sembuh dari demamnya gadis itu reflek menempelkan telapak tangannya ke dahi Taehyung.Taehyung memegang tangan Areum di dahinya.
"Kau kenapa?"
Ucap Areum sedikit terkejut menemukan tangan Taehyung memegang tangannya.
Ia hendak melepas tangannya Taehyung malah menggenggam tangannya erat dalam genggamannya."Jujurlah"
Ucap Taehyung."Tentang apa?"
Ucap Areum."Jika merasa tak bahagia dan ingin mengakiri semuanya kau bisa katakan pada ku"
Ucap Taehyung.Areum sedikit kecewa saat mendengar itu keluar dari mulut namja ini. Bukannya tempo hari dia berjanji akan berjuang demi hubungan mereka. Tapi sekarang namja ini malah memintanya untuk menyerah.
Areum dengan cepat menarik tangannya.
"Kau menyerah?"
Ucap Areum."Seharusnya aku tahu dari awal berada di posisi mu adalah yang paling berat"
Ucap Areum."Bukan begitu maksud ku Areum-ah. Jika kau benar-benar tak tahan dengan ku aku siap jika harus melepas mu. Aku tak bisa menghalangi kebahagiaan mu"
Ucap Taehyung."Kim Taehyung?"
Ucap Areum."Kau tahu? Semenjak dimana hari aku jatuh cinta pada mu. Semenjak hari itu kebahagiaan ku adalah dirimu"
Ucap Areum.Mendengar itu hati Taehyung seakan hangat. Entah kapan terakhir kali ia mendapat sensasi ini setelah mendengar perkataan seseorang yang benar-benar tulus dengan perkataanya.

KAMU SEDANG MEMBACA
LOVE AND PAINFUL |On Going|
FanfictionKetika rasa cinta itu malah muncul di setiap rasa sakit yang dia berikan pada ku haruskah aku menepisnya? aku tau jika aku bukanlah cinta yang dia harapkan, tapi bisakah aku tetap disini dan mencintainya dalam rasa sakit ini? karna aku tau lebih dar...