Adria Taylor : "You just know my name. Not, my story. Even my future. So, shut the f*ck up!"
Lee Min Hyuk : "Tuhan, tolong beri aku kesabaran ekstra menghadapi wanita jelmaan Dewi Hera ini. Rasanya ingin aku membuangnya ke Tartarus saja"
Im Chang Ky...
"Akan ku tuntut siapapun yang berani menyentuh putriku!" Wanita itu tampak emosi saat melihat pemberitaan media melalui televisi.
"Apa itu artinya kau akan menuntutku juga ibu?"
Wanita itu tampak terkejut.
"Apa maksudmu sayang?" sang ibu menyentuh wajah putranya dengan lembut.
"Karena akulah yang memberi informasi mengenai perempuan itu pada Presenter Hong"
"Chang Kyun apa maksudmu nak?"
"Aku tahu kalau ialah yang membunuh ayah. Ia jugalah yang membuat eomma terus menerus mengonsumsi obat penenang selama ini. Ia lah perempuan yang telah merenggut kebahagiaan kita dan aku tidak bisa melihatnya berbahagia di atas penderitaan kita yang rasakan selama ini"
Plak!!!!
Chang Kyun memegangi pipi kanannya, sementara dada ibunya naik turun menahan tangis. Perasaan bersalah menjalarinya setelah menampar Chang Kyun.
"Apa kau tahu kalau dia adalah kakakmu?"
"Kakak? Dia pembunuh eomma! Dia juga meninggalkan kita untuk menjadi orang lain!"
"Dari siapa kau mendapatkan informasi mengenainya?"
"Imoo Yu Ra"
"Perempuan jalang itu! Apa kau tahu kenapa adik ayahmu itu tak pernah berani menemui ibu? Dan entah kenapa ia malah menemuimu"
"Ia tidak sanggup melihat ibu sengsara"
"Ya ampun nak. Kau polos sekali. Ketika ayahmu mati ia ingin mendapatkan bagian dari pencairan polis asuransi. Tapi, ibu menolak memberinya karena ibu tahu. Ia menginginkan uang itu untuk menutupi hutang judinya. Mungkin malah menggunakannya untuk taruhan lain. Karena itulah ia membenci ibu! Wanita ular itu sudah mencuci otakmu!"
Chang Kyun terdiam.
"Dan sebenarnya ibulah yang membunuh ayahmu. Bukan kakakmu" kali ini wanita itu tak sanggup menahan tangisnya.
"Eomma?"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Soo Min baru saja pulang dari restoran tempatnya bekerja. Saat membuka pintu ia mendengar suara desahan, rengekan juga tangisan memohon ampun. Perasaannya campur aduk. Bagaimana mungkin suaminya mengajak selingkuhannya ke rumah ini? Tak lama kemudian ia mendengar suara barang pecah di ikuti dengan teriakan ketakutan. Ia melihat putrinya menutupi tubuhnya yang telanjang dengan taplak meja, sementara suaminya tengah membenarkan letak celana panjangnya.
"Eomma!" putrinya memanggilnya dengan suara yang menyayat hati. Saat itulah Soo Min sadar jika suaminya baru saja memperkosa Chang Mi.
Perempuan itu mengambil salah satu pisau dari meja dapur. Begitu suaminya membalikkan tubuhnya, Soo Min dengan cepat menusukkan pisau ke bagian vital pria bejat itu tepat di jantungnya. Lalu menarik pisau itu turun melewati hati juga pankreas hingga sampai ke perut.