Seungwoo. Lengkapnya Han Seungwoo, biasa dipanggil Woo sama Seola. Lengkapnya Kim Seola, biasa dipanggil La sama Seungwoo, baru aja ngomong secara tiba-tiba bikin mata sipit Seungwoo melebar.
"Hah? Kok bisa???"
Seola merengut, Seungwoo nanyanya nyebelin, seolah kayak mereka pasangan abg yang abis ngelakuin kesalahan besar. Padahal kan mereka udah dewasa, setidaknya menurut Seola yang tahun ini udah masuk ke semester 4 di perkuliahannya.
"Ya bisa aja! 'Kan kamu yang ngehamilin aku!!!" Seola teriak kenceng bikin Seungwoo langsung nutup mulut Seola.
Mereka lagi ada di luar soalnya, tepatnya di samping gerobak tukang martabak.
Ya, sebenernya mereka itu lagi malem mingguan, dan tadi pas ngelihat gerobak martabak, Seungwoo langsung berhentiin mobilnya, mau martabak dia tuh. Martabak manis dengan topping coklat sama keju.
"Mas nanti kalau martabaknya udah selesai tolong anterin ke mobil itu ya?" Dengan posisi tangan masih nutup mulut Seola, Seungwoo ngomong ke tukang martabak pake tampang melas nahan malu, mas martabak iya iya aja sambil ngangguk. Masnya nggak mau kasih komentar. Takut diamuk. Lagian hal kayak gitu udah biasa dia denger. Maksudnya permasalahan kayak yang sepasang muda mudi di depannya alamin begini. Bukan biasa denger soal cewek yang ngasih tahu ke cowoknya kalau si cewek hamil pas dia lagi bikin martabak. Itu mah baru kali ini.
Oke, kembali ke Seungwoo dan Seola.
Mereka berdua jalan ke arah mobil yang ada di sebrang jalan, terus langsung masuk ke dalem.
"Kamu gak seneng ya aku hamil? kamu mau nyuruh aku gugurin anak kita? Wah kacau banget kamu Woo!! Nggak nyangka aku kamu begini," Seola beneran langsung nyecer Seungwoo sama berbagai macam tuduhan dan pertanyaan, sama sekali nggak kasih lowong buat Seungwoo nyempil dan ikutan ngomong.
Baru mau dia nyahut eh Seola langsung nunduk ke bawah terus taro tangannya di atas perut sambil diusap-usap. "Lihat nak kelakuan kejam papa kamu, dia nggak sayang kita huwaaaa!!!" Seola beneran teriak yang mau nangis gitu. No tipu-tipu. Beneran sedih karena respon Seungwoo nggak sesuai harapannya.
Seungwoo makin panik. Seolanya salah paham.
"La, nggak gitu, siapa yang bilang sih aku nggak sayang sama...." Seungwoo ngelirik perut yang lagi Seola usap-usap, "itu? Sayang kok aku bener deh," kata Seungwoo mencoba membela diri
Seola angkat kepalanya terus mandang Seungwoo dengan pandangan menyelidik, "terus kenapa tadi kaget???" tanya Seola lagi.
"Ya kamu ngasih taunya mendadak banget, gak ada aba-aba, mana di depan tukang martabak lagi, pastilah aku kaget," kata Seungwoo lagi.
Seungwoo juga no tipu-tipu. Dia beneran kaget karena lagi asyik ngebayangin gimana enaknya martabak yang lagi dibuat sama abangnya tadi bakal masuk ke dalem mulutnya eh Seola tiba-tiba bilang begitu.
"Ya aku mau kasih tau di rumah tadi, tapi lupa, terus lihat ada ibu ibu hamil tadi eh inget.
Tadi emang ada ibu-ibu hamil yang juga ikut antri beli martabak bareng suaminya.
"Oke alasan diterima," ucap Seungwoo.
Seola melotot. "Enak aja alasan!! beneran ya, Woo! Aku nggak beralasan!"
"Iya sayang iya, cuma.... Kok bisa???" tanya Seungwoo lagi yang sesekali ngelirik perut Seola yang ada di balik blouse putih yang dia pake.
"Sekali lagi kamu nanya kok bisa, aku getok kepala kamu pake dongkrak!!" Ancem Seola kepalang kesel.
Seungwoo langsung megangin kepala bagian belakangnya, kebayang gimana sakitnya kalau digetok sama Seola pake dongkrak. Masalahnya Seola tuh bukan tipe yang cuma gertak.
Dulu pernah dia lagi kesel sama Seungwoo dan ngancem buat ceburin sepatu Seungwoo ke bak mandi, dikira Seungwoo becanda eh pas dia mau pergi, dia nggak nemuin sepatunya di depan dan pas ke kamar mandi ada sepatunya lagi berenang di sana.
Makanya Seungwoo kapok.
"Terus gimana, La?" tanya Seungwoo lagi yang kelihatan bingung.
"Gimana apanya?" tanya Seola balik.
"Mama sama papa? Ayah sama ibu?"
"Maksudnya?"
Seungwoo ngejambak rambutnya sendiri. Frustasi.
"Aku takut diomelin karena udah bikin kamu hamil," ucap Seungwoo.
Seola langsung masang wajah sodone kayak gini
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Heran kenapa dia bisa suka sama cowok macem Seungwoo.
Dipelet kali ya?
Seola tarik napas panjang-panjang, beberapa detik kemudian Seola teriak, "HAN SEUNGWOO!!!" bikin Seungwoo langsung nutup telinganya.
"Nggak ada sejarahnya suami diomelin karena ngehamilin istrinya ya!!!"
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.