"Kenapa sih lo mesti datang lagi bitch"
"Ndra"panggil seseorang di belakangnya dengan lirih
"Ngapain lo ke sini!pergi!!!gue muak liat muka lo BITCH dan BENCI! sama lo"
Maki Brayen yang melihat pantulan seseorang yang berada di belakangnya.
krek...
"Aaaaa"Teriak Jennifer saat Brayen memecahkan kaca di hadapannya dengan tangannya sendiri.
Hancur semua kaca pecah dan satu persatu terbentuk genangan darah yang menetes di lantai.
"Ndra.."lirih Jennifer.
"Pergi lo pergi!!!"ucap Brayen yang makin menggila.
Bukannya berhenti Brayen malah makin membabi buta meninju-ninju tembok.
Orang-orang yang berada di dalam toilet keluar menyisakan Jennifer dan Brayen tanpa berani mencoba menghentikan perbuatan Brayen.
Hancur.Iya hati Jennifer hancur melihat seseorang yang dulu sangat baik,ramah,lembut harus berubah menjadi seperti ini karna ulahnya sendiri dan dia sangat menyesal.
"Maaf...Ndra maaf"
"Apa?!maaf lo bilang maaf"
"Cih gak sudi gue maafin orang kek lo bitch"
"Lo yang udah buat gue kek gini,lo yang udah hancurin harapan gue,lo yang buat gue kek gini!!"
"Gue minta maaf Ndra,maaf gue tau gue salah dan gue nyesal"
"Gue gak butuh kata Maaf dari lo penyesalan lo udah gak guna,pergi,gue benci lo."
BRAK.
"Ndra"panggil Alex yang segera datang menendang pintu toilet dan menghampiri Brayen yang sedang emosi.
"Ayo...pergi Ndra"ajak Alex menarik Brayen.
Mau tidak mau Brayen mengikuti Alex yang menarik tangannya untuk keluar.
"Je,mending lo pergi dari kehidupan kita,
Semua udah gak sama kek dulu je. Ini semua karna lo yang perbuat dan lo yang harus terima resikonya"ucap Alex tepat di samping Jennifer.
"Lo gak apa-apa kan je?"tidak lama setelah itu Sindi masuk kedalam toilet untuk menemui Jennifer yang sedang menangis menyesal.
"Sin"panggil Jennifer yang langsung memeluk Sindi erat.
Segera Alex membawa Brayen keluar dari dalam club itu.
"Lo tenangin diri dulu ya Ndra,gue mau beli air dulu"ucap Alex yang pergi untuk membeli air mineral.
"Ni minum dulu"sebuah bolol air mineral di sodorkan Alex tepat di hadapan Brayen.
Dengan gerakan cepat Brayen mengambilnya dan meminumnya.
"Makasi ya lex"ucap Brayen mengucapkan terima kasih pada Alex.
"Sekarang kita ke rumah sakit ya Ndra"ajak Alex.
"Gue balik aja lex"
"Iya,tapi tangan lo mesti di obati dulu"
"Bisa kok nanti di rumah lex"
"Serah lo deh Ndra,tapi gue anter ya,no komen no bacot. Lo tinggal duduk diem mingkem udah deh."
"Hmmm,serah tuan putri deh"ejek Brayen.
"Apaan sih Ndra,gue cowo normal woe,bukan banci"
"Iya-iya pangeran"kekeh Brayen.
Ha ini lah yang paling di sukain Brayen karna dengan dia bersama Alex moodnya bisa kembali sepeti semula baik-baik saja dengan mengejek dan melihat Alex kesal sudah cukup bahagia bagi Brayen sepeti sekarang contohnya.
"Tawa lo Ndra,seneng banget dah ngejek gue,heh tutup tu mulut kagak balik nyaho lo.
Ye si bambank kagak bisa di bilangan dasar jodoh mimi peri lo"
"Ud...ah...udah lex,yuk balik"ajak Brayen yang sedari tadi ngakak melihat Alex yang dia ejek terus.
"Lo yang nyetir"suruh Alex pasalnya dia masih kesal pada Brayen yang selalu menertawakan dia.
"Ehh,dunguk lo kagak liat tangan gue kenapa"
"Astaga lupa gue,"ucap Alex bahwa tangan Brayen tengah terluka.
"Lagian siapa suruh lo sih ninju-ninju kaca sama tembok kan jadi kek gini.
Oh ya gue juga udah bayar kaca sama pintu yang gue tendang sama lo pecahin,untungnya gue kenal sama yang punya jadi gak perlu repot-repot"
"Ulu ulu,cini-cini peluk dulu"ini lah sahabat yang selalu ada di kala kita susah gak datang pas seneng doang.
Brayen merentang kan tanyanya untuk memeluk Alex dan meniru perkataan seperti anak kecil.
"Apaan sih Ndra jijik aku mas"
"Anjir apaan sih lex lebay tau gak"
"Siapa suruh lo duluan sih"
"Ya udah,jadi kapan kita balik ni?"
"Ya sekarang lah,emang lo mau nginap di sini apa?"
"Ogah,ya udah ayo,cepetan"ajak Brayen buru-buru
Segera Alex menancap gas menuju rumah Brayen.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
HELO GUYS PA KABAR?
BAEK KEN
AKHIRNYA SENDING UP LAGI
KANGEN GAK?
Kangen dong pastikan
Wkwk
Yak gimana suka?apa kecewa?karna gak ada adit dan key huhu
Nanti yaakk
Part selanjutnya hihihi.
Dan capter ini dikit banget gak apa ya gali bdmd aing teh wkwk.
Cukup sekian bacotan dari aing.
Pantengin terus sending yak
See you
KAMU SEDANG MEMBACA
Senior Dingin (Sending)
Teen Fiction(SLOW UPDATE, DILARANG PLAGIAT❌) SIAP BACA INI HARUS SIAP DIGANTUNG SAMA AKU! BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM BACA Sebelumnya author minta maaf kalo masih banyak tipo bertebaran, soalnya ini cerita pertama aku hhehe. Semoga suka ya sama cerita ini. Berlata...
