Pliss jangan jadi silent reader ya para reader yang author sayang eaa
Kasian author yang capek-capek mikir sama ngetik.
Kasi vote ya oke reader
HAPPY READING
*****
Sudah dua minggu lamanya key dirawat di rumah sakit,kondisinya juga sudah sembuh perkiraan dokter itu sebulan tapi dalam waktu dua minggu saja key sudah sembuh. selama itu juga brayen dan varo belum tau keberadaan key.
"Akhirnya gue bebas juga dari penjara mematikan itu"ucap key senang karna sudah diboleh kan pulang.Meskipun belum sembuh total.
"Aih alay bat dah lo key pakai penjara mematikan,rumah sakit woy bukan penjara"ucap kevin.ya hari ini kevin yang akan menggantarkan key kembali kerumah.key juga sudah bertekat akan meminta maaf kepada abang karna telah menghilang selama ini membuat mereka semua khawatir.
"Sewot aje lo,lo bayangin aja jadi gue,seminggu coy makan-makanan rumah sakit yang gak enak itu.Dan gue mesti sembunyi-sembunyi makan-makanan yang gue suruh lo beli dari para suster yang kek paparazi itu.Gue heran deh kok tu suster kek gitu ya apa jangan-jangan lo lagi yang suruh suster itu stay terus di kamar gue?"tuduh key pada kevin.
"Enak aja bukan gue kali,tapi temen lo tu yang suruh suster buat stay terus di kamar lo"ucap kevin keceplosan.
"Temen gue siapa,kan yang tau gue di rumah sakit cuma Rizal itu pun karna ketahuan dan adit"ucap key saat menyebut kata adit dengan suara datarnya.
"Ya itu si adit adit itu yang nyuruh suster"
"What!!demi apa lo bilang adit yang suruh suster"
"Iya dia,soalnya pas malem-malem dia jenguk lo kan lo ketangkep basah sama dia lagi makan nasi padang dan makanan rumah sakit yang lo anggurin di atas meja"
"Kok lo gak kasih tau gue sih,gak guna lo jadi teman asli"kesal key pada kevin.
"Hehe maap-maap soalnya gue ud--"
"Di sogok sama dia kan"ucap key dan itu sungguh benar.kevin bukanya merasa bersalah tapi malah senyum-senyum gak jelas dan menganggukkan kepalanya.
"Di sogok pakai apa lo sama dia?"
"Pakai sepatu sneaker yang sama kek punya shawn mendes,gile keren sepatunya key.ni liat gue pakainya cocok kan sama gue makin ganteng deh gue pakai ni sepatu"
"Apa lo bilang!lo samain gue dengan sepasang sepatu jelek lo vin"marah key.
"Abisnya key sepatu ini mahal tau gue aja gak di bolehin beli sepatu ini sama papa jadinya waktu dia kasi permintaan ya gue bilang aja sepatu itu gue kira dia becandaa gak taunya besok tetiba udah ada paketan di depan rumah gue.Jadi mau gimana lagi gue setuju-setuju aja deh."ucap kevin.
"Bego lo vin"marah key dan langsung masuk kedalam mobil kevin meninggalkan dia yang masih di luar.
"Woy cepetan,gue pen balik ini"ucap key pada kevin yang masih diam tanpa ingin masuk.
"Ehh iya-iya,biasa dong key jan ngegas gitu.Maaf deh gue salah"ucap Kevin meminta maaf pada key.
"Hmm"
"Hmm doang emangnya nisa sabian apa hmm"
"Iya gue maafin,udah cepetan ni gue pengen balik ke rumah"
"Iya-iya"ucap Kevin menancap gas menuju rumah key.
Meskipun mereka terpisah lumayan lama tapi kevin tidak pernah lupa rumah sahabatnya.
Selama perjalan tidak ada yang bersuara kevin sibuk fokus dengan jalan.Sedangkan key sibuk memikirkan dia harus menyiapkan mentalnya bertemu dengan abangnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Senior Dingin (Sending)
Ficção Adolescente(SLOW UPDATE, DILARANG PLAGIAT❌) SIAP BACA INI HARUS SIAP DIGANTUNG SAMA AKU! BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM BACA Sebelumnya author minta maaf kalo masih banyak tipo bertebaran, soalnya ini cerita pertama aku hhehe. Semoga suka ya sama cerita ini. Berlata...
