"Bang"pangggil kevin pada seseorang yang sedang dia kejar.
"Bang,plis jangan gegabah"ucap kevin dengan ngos ngosan ketika berhasil memberhentikan Marvel
"Tapi ini gak bisa di biarin vin,mereka itu harus di kasi pelajaran.Ini itu udah keterlaluan hukum harus tetap berjalan"ucap Marvel.
"Tapi kalo pun kita bawa ke jalur hukum bang kita belum cukup bukti,nanti aja mikirin itu yang penting sekarang itu kesembuhan key dulu"ucap kevin menenangkan Marvel.
"Tapi abang harus apa?abang tau key di mana,keadaanya seperti apa?.Sementara abang gak boleh kasi tau varo apa lagi bang brayen kalo key disini"ucap Marvel sedikit frustasi dengan mengacak-ngacak rambutnya.
"Ini juga demi key bang"
"Mending sekarang abang balik,gue masih di sini dulu jagain key"suruh kevin sambil memberi flashdish Marvel.
"Ya udah gue balik dulu,jagain key"pamit Marvel.
Dan tanpa sepengetahuan mereka ada seseorang yang sejak tadi mendengar percakapan mereka.
"Bangsat"ucap seseorang itu di balik tembok yang memisahkan dia dan kevin.
*****
"Bang"panggil Desty.
"Bang lo pada ada di mana sih"panggil Desty lagi.pasalnya dia tidak menemukan siapa-siapa.
"Taman belakang des"sahut brayen.
Mendengar bahwa brayen ada di taman belakang.Desty bergegas pergi ke taman belakang.
"Bang"panggi Desty ketika sampai di hadapan dua orang pria ini.
"Kenapa?"tanya brayen.
"Key bang"ucap Desty lirih.
"Key.key kenapa? Key udah ketemu"sambar varo.
"Key masuk rumah sakit"ucap desty.
"APA"ucap brayen dan varo barengan.
"Iya dia ada di rumah sakit sekarang"julas desty.
"Kita ke sana sekarang"ucap brayen.
*****
Setelah sampai di rumah sakit mereka bergegas masuk.
"Permisi,saya ingin tanya apa ada pasien yang bernama keydita andrea
Dirgantara"tanya brayen pada seorang suster yang bertugas di sana.
"Sebentar mas"ucap suster.
"Maaf mas tidak ada yang bernama keydita andrea dirgantara"ucap suster penjaga itu.
"Coba cek lagi sus"pinta brayen lagi.
"Maaf mas,nama yang mas sebutkan memang tidak ada"ucap suster.
"Des,bener gak sih key ada di sini?"tanya varo pada desty.
"Beneran bang tadi aku denger sendiri.Bang Marvel itu ngomong sana cowo,dia itu ngomongin key,aku juga denger kalo ada jalur hukum juga"jelas desty pada brayen untuk meyakinkan bahwa dia tidak berbohong.
"Tapi di sini gak ada pasien yang namanya key des"ucap varo.
"Udah-udah mungkin kamu salah denger kali des,mending pulang aja sekarang"ucap brayen melerai perdebatan kecil antar varo dan desty.
"Tapi aku gak bohong bang,ya udah deh pulang"pasrah desty.
Karna hasilnya nihil mereka lebih memilih kembali pulang dan menungu kabar tentang key.
*****
"Emang ya si key itu,nyusahin aja.Baru juga gue mau duduk ehh udah disuruh beli buah aja"omel kevin di lorong rumah sakit.
Meskipun jadi pusat perhatian sekarang karna kevin komat kamit gak jelas tapi dia tetap bersikap cuek pada sekitar.
Di saat dia ingin berbelok ke arah kanan dia dikagetkan oleh kedatangan abangnya key brayen,varo dan dia tidak mengenal siapa perempuan yang bersama abang key.
KAMU SEDANG MEMBACA
Senior Dingin (Sending)
Ficção Adolescente(SLOW UPDATE, DILARANG PLAGIAT❌) SIAP BACA INI HARUS SIAP DIGANTUNG SAMA AKU! BUDAYAKAN FOLLOW SEBELUM BACA Sebelumnya author minta maaf kalo masih banyak tipo bertebaran, soalnya ini cerita pertama aku hhehe. Semoga suka ya sama cerita ini. Berlata...
