Anak Baru

136 11 1
                                    

Selamat membaca;)

Bukan sombong,tapi aku takut terlarut mengagumimu lebih dari yang maha menciptakan.

“Arghhh. Sialan.” Nabila mengacak rambutnya frustasi.

Nabila Mischa Valencia merupakan putri tunggal dari keluarga konglomerat,ia piatu sejak lahir hanya dibesarkan oleh sang ayah dan pengasuhnya yang sekarang entah kemana.

Nabila sosok perempuan yang beruntung selain terlahir dari keluarga yang berada dan memiliki wajah yang begitu cantik. Ia menjadi idola para kaum adam namanya dikenal seantero sekolah ia seperti memiliki kekuasaan di sekolah tidak ada yang berani berurusan dengannya.

Namun sifat sombong dan tinggi hati sangat melekat pada dirinya. Bertingkah laku seenaknya pada orang lain,tempat hiburan yang sering ia kunjungi yaitu club malam.

Mukanya sudah memerah karena amarah yang sedari tadi ia tahan kini ia keluarkan sepuasnya. Siswa siswi dikantin sebagian melihat Nabila seperti itu tampak ketakutan karena memang ketika Nabila marah mereka akan selalu wanti-wanti agar tidak membuat masalah dengannya.

“Ihh bil-bil cantik lo nanti ilang.” Leony berusaha merapikan kembali rambut Nabila yang sudah acak-acakan.

Leony Pricylla perempuan pecicilan,centil,cerewet,tukang kompor dan labil namun memiliki wajah yang begitu imut dan baby face laki-laki yang melihatnya pasti gemas ingin bawa pulang. Kedua orang tuanya pengusaha kaya,Leon memiliki satu adik laki-laki yang beda satu tahun usianya dan masih satu sekolah dengan Leony.

“Mood gue ancur gara-gara anak baru itu.”

“Anak baru aja udah songong,kayanya kita harus kasih pelajaran deh ke dia. Kalo di biarin dia gak bakal ngehargain anak lama disekolah ini.” Maura memberikan ide cemerlang.

Maura Chatrin Olivia perempuan yang memiliki mulut yang begitu pedas dia tidak akan mengalah jika ada yang berani debat dengannya. Maura jarang tersenyum wajahnya selalu menampilkan wajah jutek. Tidak senyum saja wajah masih terlihat cantik apalagi tersenyum,dia blasteran Indo-Rusia. Belum ada laki-laki yang mampu menaklukan hatinya,bagaimana mau menaklukan hatinya mereka sudah ketakutan ketika Maura berucap satu kata saja sudah kabur karena memang ucapannya begitu menyakiti hati. Maura anaknya ketua DPR ya guys.

“Dia gak tau siapa gue oke kita buat dia jadi bahan bullyan.”

“Jangan bil.” Cegah Leony.

“Apa maksud lo nyegah gue? Lo naksir sama anak baru itu?”

“Bukan gitu,maksud gue dengan cara membully laki-laki kaya dia gue rasa percuma. Kayanya gak mempan dengan cara itu.”

“Terus lo punya cara yang lain le?” tanya Maura.

Leony mengangguk tersenyum ia mulai memberitahu Nabila dan Maura dengan suara yang sangat pelan agar tidak terdengar oleh siapa pun.

Flashback on

Terdengar suara ketukan sepatu yang sudah menjadi ciri khas Bu Diana selaku wali kelas XII IPA 1. Para murid yang sudah siap siaga akan melakukan pencitraan didepan wali kelasnya,yang tadinya kelas ini riuh bergemuruh isinya pun sudah mirip seperti kapal pecah seketika rapi kembali ketika Bu Diana on the way kelas.

Sepi. Tanpa bersuara sedikitpun,Bu Diana merasa sangat beruntung mendapat murid-murid yang bisa diatur seperti ini. Namun dibalik itu semua seperti bangkai,mereka hanya melakukan ini didepan wali kelasnya saja tidak dengan guru-guru lain yang juga mengajar dikelas ini. Padahal guru-guru sering mengadu kepada Bu Diana bahwa murid kelasnya tidak ini tidak anu namun Bu Diana tidak percaya karena perilaku mereka di mata nya sangat baik. Gampang sekali membodohi guru seperti Bu Diana ini bagi kelas XII IPA 1.

Assalamualaikum JodohTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang