Selamat membaca;)
Dendam yang terbaik yaitu membuktikan sesuatu yang luar biasa pada orang-orang yang biasa.
Di sebuah beskem atau tempat berkumpulnya geng Jojo disini mereka sedang mendiskusikan sesuatu yang amat-amat penting.
Sesuatu yang berhubungan dengan perasaan Jojo pada Nabila,perasaan yang tak pernah terbalas,perasaan yang tak pernah dilihat oleh Nabila.
Jojo sudah berjuang ia lakukan semuanya semata demi Nabila. Tapi,apa yang perempuan itu lakukan? Ia tak pernah menghargai Jojo. Tetapi tekadnya yang begitu sudah melekat pada dirinya tak pernah mengatakan menyerah ia masih akan terus memperjuangkan perasaannya kepada Nabila.
Ia sedari tadi bolak-balik dihadapan Mahda dan Alvin. Sebenarnya pikirannya sedang kacau hanya karena Nabila tidak mau memaafkan nya. Semua hal buruk yang bersangkutan dengan Nabila akan ia anggap sesuatu yang berat dan tidak bisa dibiarkan. Dengan cara seperti ini ia harap bisa menemukan ide cemerlang agar Nabila dapat memaafkan nya.
“Sumpah,gak ada kerjaan banget lo gasrak gusruk kek gitu.” Cibir Alvin yang sudah tak tahan melihat temannya yang sedari tadi bolak-balik. “Mata gue gatel liat lo begitu.” Lanjutnya.
“Sini gue garuk pake garpu.” Jawab Mahda dengan muka yang datar seperti biasanya.
“Cringe njirr.”
“Berisik napa lo pada gue lagi berpikir nih ganggu konsepsi orang aja.”
“Konsentrasi boy!” jawab Alvin dengan gemas.
“Tumben lu pinter vin.”
“Iyalah Alvin gitu loh,emangnya lo da udah mah dingin,cuek,goblok idup lagi.”
“Gue racun lo vin lama-lama.”
“Anj—“
“Udeh stop! Malah adu bacot kan,mending lo lo pada bantu berpikir gimana caranya Nabila maafin gue.”
“Oh lu dari tadi jo mikirin ini bilang dong.” Ucap Alvin.
Sementara Mahda hanya melipatkan kedua tangannya mulai mendengarkan keluh kesah Jojo.
“Iya gue pusing mikirin itu terus,coba vin bantu berpikir gimana caranya?”
“Lo nyuruh gue berpikir? Gak salah?”
“Lah emang apa yang salah?” bingung Jojo.
“Otak gue ini seperti kismis,kecil tapi manis. Kalo dipake buat mikir akan hancur.” Jeda Alvin.
Jojo mencekram rambutnya sebagai pelampiasan sebenarnya ia gemas bisa saja ia mencakar temannya yang satu ini tapi ia tidak mungkin melakukan itu.
“Jadi,lo aja yang mikir terus lo tinggal perintahin gue bakal laksanakan.” Lanjutnya dengan bangga.
“Astagaaa punya temen kok tololnya murni banget.” Rintih Jojo.
Mahda terkekeh geli melihat tingkah teman-temannya yang memang memiliki kapasitas otak yang masih dibawahnya.
“Udah,jangan suruh Alvin berpikir. Gue punya ide gimana kalo lo wujudin permintaan Nabila yang lagi dia butuhin sekarang ya semacam hadiah tapi lo kasih syarat buat maafin lo.” Saran Mahda.
Jojo menjentikkan jarinya ia anggap saran Mahda memang yang terbaik. Ia menerima saran itu dengan senang hati ia yakin dengan cara itu Nabila akan memaafkan nya.
“Wahh emejing ide lo da salut gue,gak kaya yang itu tu punya otak tapi gak berguna.” Sindir Jojo pada Alvin.
“Hey,otak gue terlalu imut. Dia akan berpikir sesuatu yang kecil saja.”

KAMU SEDANG MEMBACA
Assalamualaikum Jodoh
Fiksi RemajaWarning!!! Typo bertebaran huhuyyy Gimana jadinya,Rimbun seorang laki-laki yang pindahan dari pesantren dan anti berdekatan dengan perempuan bertemu dengan Nabila seorang perempuan yang memiliki paras cantik namun berbanding terbalik dengan perilaku...