Ucapan terima kasih

11.4K 639 207
                                        

Hi, Gimana kabar kalian? Semoga sehat selalu ya.

Seperti yang udah aku tulis BAB 22. Postingan ini aku dedikasi untuk ucapan terima kasih buat kalian semua yang udah banyak apresiasi tulisan aku.

Setiap komentar kalian aku baca kok walaupun aku emang jarang bales. Tapi serius, aku ini termasuk orang kepo. Setiap ada yang komen atau follow akun aku. Pasti profil akun kalian aku kunjungi. Ya cuma cek aja kok. Nggak diapa2in hehehe. Jangan takut. Okee.

Mungkin sebagian yang ikutin aku di fanfiction.net tahu kalau Aurora aku publish dan ditulis tahun 2017. Lama banget kan buat tamatinya. Butuh 3 tahun.

Dari awal main di fanfiction.net tahun 2012/2013 aku suka banget baca tulisan Author di fandom Sasuhina yang angkat tema canon. Kenapa baru kepikiran nulis dengan tema Canon tahun 2017?

Jadi, gini buat aku tema Canon ini cukup sulit ya di banding yang AU. Ide buat nulis sasuhina canon udh numpuk banyak. Tp aku nggak pernah coba buat ditulis. Karena, sulit. Terus dari mana ada keberanian buat nulis tema Canon? Semua gara-gara iseng. Yang spesial dari proses mendapat ide Aurora ini adalah waktu lagi kerja. Saking bosennya di tempat kerja aku coret-coretan di kertas dan mulai rangkai alur Aurora. Gara-gara Aurora ini di tempat kerja aku dipanggil tukang halu atau tukang ngelamun. Setuju sih aku sama panggilan itu karena yaahh gimana lagi. Aku bisa nulis alur cerita dari otakku yang demen ngehalu. Bayangin setiap adegannya kaya gimana baru ditulis di kertas. Aku sih ada laptop tp emng dari jaman SMP (dulu blm punya laptop)hobbynya nulis di buku. Bahkan puluhan buku pelajaran aku coret2 bagian belakang buat nulis.

Ide Aurora di tahun 2017 sangat berbeda. Awalnya Aurora aku tulis dengan konflik yang ringan dan akhir happy ending. Aku targetin cuma dpt 10 bab selesai. Udah kebayangkan gimana alur dengan jumlah 10 bab itu. Ya konflik simpel. Tapi, di tahun 2018 dan 2019 aku makin sibuk kerja juga kena writer block. Dan sempet kepikiran untuk, oke gk usah dilanjutin lagi. Hapus Aurora, fokus sama kerjaan. Tapi, ternyata antusias kalian sama Aurora mampu sadarin otak bebel aku ini buat lanjutin.

Ending Aurora ada dua versi. Happy ending atau sad ending. Tapi entah kenapa aku lebih suka sad ending. Aku kasih tau ya  ending Aurora sebenarnya aku bikin Sasuke dan Hinata mempunyai anak. Tapi, anak itu sebenarnya hasil dari kemarahan Sasuke. Jadi, Sasuke melakukan sex sama Hinata karena dia tahu kalau Hinata ternyata diem2 mata-matain Sasuke atas perintah Kakashi. Nah setelah lahiran Hinata tetep dibuang sama Sasuke. Sesuai perjanjian awal. Tapi, aku mikir lagi wah kejem banget endingnya. Yang ini emang agak ragu ya. Aku cari solusi lain untuk  ending terbaik yang buat Aurora. Bagi kalian ending Aurora yang ini pasti terasa gantung. Tapi buat aku ending Aurora sangat pas. Aku sengaja emang bikin gantung karena pengin kalian mengimajinasikan sendiri gimana kisah mereka selanjutnya. Secara keseluruhan aku anggap ending Aurora udah kasih pentunjuk yang jelas. Jika kalian pahami lagi bab 22 kalian bakalan tahu gimana nasib Sasuke atau Hinata.

Sejak awal rilis Aurora, ada banyak masukan agar ada tokoh cowok yang suka Hinata dan bikin Sasuke cemburu. Guys. Jujur ya, aku bukan orang yang bisa nulis dengan banyak karakter. Dan nggak bisa bikin orang ketiga untuk romansa tokoh utama. Aku tipe yang kalau nulis fokus pada perasaan mendalam dua tokoh utama. So, sampai ending pun aku nggak bisa masukin tokoh cowok lain yang suka Hinata. Sorry.

Ada banyak pengalaman menarik selama menulis Aurora. Aku tuh paling seneng kalau baca komentar kalian. Itu berasa kerja keras aku dihargain banget. Aku bukan berarti ngemis2 komentar dengan nulis gini.

Aku punya prinsip, kalau tulisan aku bagus tanpa aku harus nulis di akhir cerita meminta pembaca wajib komen dan like. Mereka pasti akan suka hati ninggalin komen. Karena aku juga gitu orangnya. Cerita orang bagus, aku terbawa suasana nggak perlu si penulis koar2-apalagi sampe privat bab kalo gak follow gk bisa baca atau yang lainnya-aku bakalan komen dengan sendirinya. Jadi aku bukan orang yang gila sama vote, komen dan follower. 😁😁😁😁 kalian suka tulisanku, terus komen,vote dan follow. Aku cuma bisa bilang terima kasih banyak. Meski kadang suka miris tapi lucu kalo nemu komen, lanjut ka. Next thor, cepetan up. Sumpahh aku nemu beginian ngakak dan cuma bisa ngucapin oke oke up, tapi dua bulan kemudian (dalam hati).

Aku tahu kok alur Aurora sedikit lambat dan mungkin banyak dari kalian yang menyerah kelanjutannya. Sedih sih waktu ada yang komen begitu tapi semua balik ke pribadi masing-masing ya. Ada kalanya bosan dengan cerita tertentu dan milih udahan bacanya. Oke gak apa-apa. Aku juga begitu kok. Selera emang nggak bisa dipaksain.

Oke cukup kali ya bahas perjalanan Auroranya.

Aku mau ucapin sebanyak-banyaknya buat kalian. Kalo ada di depan aku, kupeluk deh beneran..
Aku nggak bisa sebutin satu-satu nama kalian disini. Tapi percaya lah aku pahamin nama akun kalian. Siapa2 orang2 yang sering komen dan vote. Siapa yang cuma hobbynya vote aja. Atau yang tiap baris kalimat komen aku tahu dan inget.

Terima kasih sudah menjadi pembaca yang menghargai karya orang biasa ini. Sangat sangat berterima kasih. Semoga Aurora nggak cuma bisa jadi bacaan hiburan semata tapi bisa menginspirasi kalian untum menulis. Siapa tahu yee kan??? Hahaha.

Oke, akhir-akhir kata.

Aku ucapin

AKU CINTA KALIAN!!!!!!!

SALAM HANGAT DAN PENUH CINTA DARI IBUNYA JUNGKOOK 💜💜💜💜

*Note*
Ngomong-ngomong Aurora adalah tulisan pertama aku dengan jumlah bab terbanyak dan sukses aku selesain sampai ending. Dan ini pencapaian luar biasa untuk diriku yang super super malesan ini.

Satu pertanyaan. Adakah satu bab aurora yang membekas atau menjadi bab favorite kalian?

Cilacap, 13 April 2020
Yang disayangin Jungkook; Oktavia K.D.

AURORA [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang