Aku bejalan, terus berjalan hingga tau bahwa aku telah terluka begitu dalam. Aku memegang kepingan hati ku yang hancur walau tau itu akan menyakitiku dan membuatku terluka lebih dalam.
Sebuah kata pisah yang dibalut dengan ungkapan rasa sayang. Aku tak pernah tau, jika sebenarnya hari itu adalah hari terakhir kita bertemu.
Aku seringkali berfikir, apakah kita adalah nyata?
Mataku terbuka, alunan suara musik menjadikan ku kembali pada kenyataan. Aku berdiri dipersimpangan jalan, sambil menatap sebuah jalan yang biasa kau lalui.
Bodoh, mengapa aku harus melakukannya setiap hari? Menunggumu sampai berjam-jam, padahal kutau kau takkan pernah lagi ada disana.

KAMU SEDANG MEMBACA
Kata
Teen FictionSebuah catatan kecil yang bersarang dari sebuah hati, Menjadi sebuah kata, berubah menjadi kalimat dan di lengkapi dengan paragraf. Hanya sebuah kata yang menjadi curahan hati.