BACA SAMPAI BAWAH
DAN RASAKAN SENSASI NYA
AHAQ
SELAMAT MEMBACA!
~~~~~~~~
Kenny pun pergi bersama teman temannya, sedangkan Lyly sedih karna Iqbal tak kunjung datang.
Sudah 2 jam Lyly menunggu di kelasnya, Iqbal masih belum datang juga. Pada akhirnya Lyly bertanya ke Novi melalui chatt nya.
Novi memberitau kalau mama nya Iqbal masuk ke rumah sakit dan Iqbal juga ada di rumah sakit. Mendengar itu dari Novi, Lyly bergegas menyusul Iqbal kesana.
Lyly ngos-ngosan mencari kamar rawat mama nya Iqbal, dan akhirnya ia menemui Iqbal juga teman temannya.
Lyly berjalan perlahan mendatangi Iqbal yang sudah tidak berdaya lemas, semuanya berwajah sedih. Tak disadari Lyly menangis, ia memeluk Iqbal.
Didalam pelukannya Iqbal tambah menangis, Lyly mengelus punggung Iqbal dengan lembut.
••••
Iqbal ijin tidak masuk sekolah, dan juga Lyly yang sendirinya ikut ijin.
Saat pemakaman berlangsung Lyly yang selalu disisi Iqbal juga Revan. Lylo dan Jenny sempat datang lalu pulang.
Setelah pemakaman, banyak kerabat juga saudara Iqbal yang datang ke rumahnya untuk pengucapan bela sungkawa atas meninggalnya Vanessa yakni ibunda Iqbal dan Revan.
Memang takdir itu tidak ada yang tau, senang susah duka tidak ada yang tau. Memang kehendak Tuhan Yang Maha Esa lah yang mengatur semuanya.
Tatapan Iqbal seharian kosong sama sekali, ia masih tidak menyangka bahwa mama nya sudah tiada.
Hari mulai malam, Lyly ikut membereskan rumah Iqbal yang berantakan.
Novi dan Dika datang ke rumah Iqbal saat Lyly sedang membereskan nya, "Lyly, Iqbal mana?" Tanya Novi yang tidak melihat Iqbal di teras.
"Ada di dalam, masuk aja Novi, Dika." Ucap Lyly lalu melanjutkan kerjaannya.
Ketika Novi melihat sosok Iqbal, ia langsung memeluk Iqbal, "aku turut berdukacita ya Iqbal. Tetap kuat, jangan putus asa. Terus semangat, Tante pasti sedih kalau liat lu ngga semangat kek gini.." lalu ia melepaskan pelukannya.
Dika pun memeluk Iqbal, "Semangat bro, Tuhan itu selalu memberikan yang terbaik untuk kita semua." Ucap Dika yang ingin membuat Iqbal terhibur.
Mereka bertiga duduk, lalu berbincang-bincang. Ketika Lyly selesai membereskan halaman rumah, ia masuk juga ikut ngobrol.
Revan pun keluar kamar dan melihat Novi juga Dika. Mereka berdua berdiri dan bersalaman ke Revan, "aku turut berdukacita ya kak." ucap Novi saat bersalaman
"Makasih ya.. oh iya mau minum apa?" Jawab Revan.
"Ngga usah repot repot kak, makasih.." jawab Dika dengan sopan lalu duduk kembali.
"Jadi Lyly seharian disini?" Tanya Dika yang iseng mengambil cemilan dimeja tepat di depan matanya.
"iya.." jawab Lyly.

KAMU SEDANG MEMBACA
LYLY [On Going]
Fantasy•• Kehadiranku bertujuan untuk menebus kesalahan keluarga ku, juga ingin selalu bersamamu. Sedikit harapan ku untuk selalu ada di sisimu, karna sekarang kau telah membenci ku. Maaf kan aku yang sudah berbohong pada mu, itu semua aku lakukan demi kam...