Bercakap dengan semesta

7 1 0
                                        

Aku mendebat realita ketika tak sesuai asa. Aku mencumbu benci ketika semua mimpi tak terealisasi. Lalu semesta bertanya apa yang salah dengan nona ? Kami telah mengerjakan pekerjaan kami dengan sangat baik sesuai perintah. Lalu aku mendikte semua kecewa,dan mereka tertawa,riuh. 

"nona ! memang benar ada yang tak benar dalam dirimu"

"atas dasar apa kalian menghakimi?" aku terus membela diri

"dunia tak berputar atas kehendakmu,pun segala yang ada didalamnya. Kita bak wayang yang berperan atas kehendak dalang."

aku terdiam,mulai paham.

"ada alasan dalam setiap perjumpaan,pun perpisahan. Ada sebab yang menjadi akibat,ada rasa yang beragam mengeroyok dada. Kita cukup menikmati saja, ada yang lebih tahu tentang akhir yang menyenangkan."

aku mengangguk,membuncah semua air mata yang telah bergerumul siap meluncur.

Cerita Tentang Hari iniCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang