Membaik seperti semula

6 1 0
                                        

Karena tak selalu sesuai rencana, banyak hal terlewati dengan sesak dan menyisakan luka. Namun,semua akan membaik seperti semula. Semua perasaan akan segera melega setelah dipenuhi kecewa. Kita perlahan mahir membiarkannya begitu saja,seolah tak tejadi apa-apa. Karena kita tahu, tak ada kehidupan yang bahagia saja ataupun sedih saja. Dari zeptodetik sampai tahun nyatanya bisa terlewati dan kita tetap biasa saja. Tanpa kita sadar,kita ternyata bisa melewati semuanya meskipun dengan menangis-nangis lalu mereda. Terbahak-bahak lalu diam seribu bahasa. Memajukan bibir sambil bicara sumpah serapah kemudian membiarkan amarah hilang sendirinya. Iya,kita hebat sudah menyelesaikan semua tantangan meskipun dengan ogah-ogahan. Bukan sekali dua kali kita mencoba menghindar namun justru selalu bertemu dengan si sumber masalah. Karena masalah itu sendiri minta di temui. Ketika kita sibuk menghindari,dia sibuk mencari. Iya,mencari kita untuk bertemu. Mencari kita untuk bercengkrama. Sangat menyebalkan bukan ? Makanya,temui saja. Jika tidak suka,bilang apa adanya. Jalani dan buktikan kita tak pernah kalah. Kita memang baik-baik saja bukan hanya pura-pura.

*Suatu pagi yang cerah di bulan November,bersama jemari yang berusaha keras meyakinkan hati. Memberikan aura positif pada pikiran.

Cerita Tentang Hari iniCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang