Kala itu

9 2 0
                                        

Hei masih ingatkah kamu pada masa-masa itu? Ketika kita masih saling akrab dalam obrolan. Kita menghabiskan malam dalam sambungan suara atau sesekali melakukan panggilan video hanya untuk saling bertanya "ada cerita apa hari ini?" Dan biasanya,aku yang lebih antusias bercerita meskipun kegiatanku itu-itu saja. Sedangkan kamu lebih sering mendengarkan dulu dengan seksama tanpa menyela. Kamu melempar tawa sepanjang obrolan,menanggapi setiap leluconku yang seringnya garing. Kita dengan leluasa menampakkan kebodohan kita lalu saling menertawakannya. Karena semua itu jadi rutinitas,aku sepertinya masih ingat apa yang sering kita bicarakan,debatkan dan hal-hal yang tiba-tiba membuatku merajuk. Dan mungkin kamu juga begitu,kamu jadi lebih sering menggoda,bukannya menenangkan. Namun meskipun itu terkadang sangat menyebalkan dan membuat kita menjadi tak akur,tak pernah ada pembicaraan untuk saling meninggalkan. Sampai pada suatu waktu,kita tiba-tiba menjadi sangat asing satu sama lain,diam-diam saling menarik diri kemudian saling menghilang tanpa ada salam perpisahan. Kala itu... Kita yang awalnya asing jadi bising,bising dengan semua obrolan untuk jadi dekat. Kemudian,kita yang telah dekat tersesat,tersesat dalam rasa tidak percaya. Dan kita tak pernah menemukan jalan untuk saling menemukan satu sama lain.

Cerita Tentang Hari iniCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang