Tidak seperti biasanya, jam istirahat kali ini aku merasa enggan meninggalkan kelas. Langit di luar sudah legam, awan hitam bergumpal, tanda hujan sebentar lagi akan turun. Aku duduk di bangku paling depan, tepat di samping pintu. Angin semilir menyusup lewat celah, membawa dingin yang anehnya membuat bulu kudukku meremang. Sesekali mataku mengikuti langkah para murid yang lalu-lalang, tapi pikiranku terasa jauh.
Entah sudah berapa lama aku termenung. Tangan kiriku menopang kepala di atas meja, sementara tangan kananku tanpa sadar meraba-raba kolong meja, menyentuh tas yang tergeletak di sana. Saat itulah jemariku menemukan sesuatu yang asing—selembar kertas yang menempel di sudut dalam laci.
Aku menahan napas, perlahan menariknya keluar. Sebuah amplop merah muda kini tergeletak di telapak tanganku. Warnanya mencolok, kontras dengan suasana kelabu di luar jendela.
Surat? Punya siapa? Untuk siapa? Pertanyaan-pertanyaan itu langsung berdesakan dalam kepalaku. Apa pantas kalau aku membukanya? Tapi amplop itu tidak dilem, hanya terlipat rapi seakan memang menunggu untuk ditemukan.
Aku menunduk, terdiam lama. Antara ragu dan dorongan rasa ingin tahu yang kian menekan. Akhirnya, jari-jariku membuka lipatan kertas di dalamnya, hati-hati seperti takut merusak rahasia yang tersembunyi.
Tulisan tangan itu sederhana, tapi terasa asing… dan dingin.
> “Hai… Aku penggemar beratmu. Aku mulai mengenalmu sejak hari pertama sekolah. Saat pertama kali melihatmu, ada ketenangan yang sulit kujelaskan, seolah dunia berhenti sejenak. Aku sangat menyukaimu…”
Tertanda,
Yang Mengagumimu.
Aku terperanjat. Jantungku berdetak lebih cepat. Kata-kata itu sederhana, tapi ada sesuatu yang ganjil… nada tulisannya terlalu rapi, terlalu tenang, seolah-olah penulisnya sudah lama mengamatiku dari kejauhan.
Apakah surat ini ditujukan padaku?
Bayangan wajah Bagus tiba-tiba melintas di benakku. Tapi… entah kenapa, aku tidak yakin.
Ada sesuatu yang lebih besar dari sekadar surat cinta biasa. Sesuatu yang membuatku merasa… seolah sedang diperhatikan saat ini juga.
KAMU SEDANG MEMBACA
Secret Admirer
RomanceAura mendapatkan surat dari pengagum misterius. Peringkat terbaik #9 di Bagus (19 Agustus 2025)
