Happy reading
Ramein kuyy,bantu tembus 10k viewers dan selalu support dengan vote juga komen kalian. Selamat menikmati hasil kegabutanku yang makin gak jelas ini.
Salam manis dari aku,ohh iya semangat terus menjalani puasanya. Gak merasa bentar lagi mau lebaran nih. Tetap stay at home. Jaga kesehatan kalian.
⚽⚽⚽
"Anak saya kenapa?" tanya yuni,mama Naysilla setelah tiba didepan ruang UGD tempat Naysilla sekarang diperiksa. Sangat jelas raut kekhawatiran yang terpancar dari wajah wanita itu. Ia tak mau kehilangan untuk yang kedua kalinya.
Rendy bangkit dari tempat duduknya setelah melihat kedatangan kedua orang tua Naysilla.
"Naysilla sedang ditangani dokter didalam tante." ucap Rendy lesu. Ia sangat merasa bersalah membuat Naysilla seperti ini. Ia juga tak tau jika akhirnya Naysilla kembali merasakan sakit akibat trauma yang ia hadapi.
"Kamu ini bisa jagain anak saya gak sih? Saya sudah mempercayakan anak saya pada kamu, kenapa kamu buat seperti ini hah?" emosi yuni sudah tak bisa ia tahan, anak kesayang yang selalu ia jaga dengan baik, dengan mudahnya dibuat sakit oleh Rendy. Hati ibu mana yang bisa terima.
Yuni telah mempercayakan anaknya pada Rendy,awalnya ia yakin rendy mampu menjaga dan membahagiakan Naysilla tapi ternyata, kepercayaan itu hilang setelah kejadian Naysilla sakit sekarang. Ia tak tau pasti apa yang telah diperbuat oleh rendy kepada anaknya. Yang jelas Naysilla kembali sakit pasti tak lepas dari masa lalu dan trauma yang menghantui dirinya selama ini. Mencoba berkali kali orang tua Naysilla mengajarkan untuk mengikhlaskan atas kepergian kakaknya,tapi itu semua tak mudah Naysilla lakukan. Mengingat begitu dekat antara keduanya menjadi alasan sulit Naysilla merelakan.
Rendy meraih tangan kedua orang tua Naysilla sebagai tanda rasa bersalahnya.
"Maaf,om tante saya belum bisa menjaga Naysilla dengan baik,maafin saya ini memang salah saya, sudah membuat Naysilla seperti ini. Saya gak tau jika separah ini rasa trauma yang Naysilla rasakan." jelas Rendy meminta maaf tulus pada kedua orang tua Naysilla.
Samudra memberikan senyum pada Rendy. Mengisyaratkan bahwa semua akan baik-baik saja.
"Ini bukan salahmu kok,jadi kamu gak perlu menyalahkan dirimu sendiri seperti ini." tutur samudra,ayah Naysilla. Berbeda dengan yuni yang menyalahkan Rendy atas masuknya Naysilla kerumah sakit,samudra tak mempermasalahkan itu. Bukannya ia tak khawatir atas keselamatan putrinya, jelas ia sayang terhadap putrinya ini. Tapi ia juga tak boleh menyalahkan Rendy seperti yang dilakukan istrinya. Ini tidak sepenuhnya salah cowok itu. Ia hanyalah langkah awal Naysilla sembuh dari traumanya. Pikir samudra.
Tak terima dengan ucapan sang suami dengan cepat yuni membantah. Walaupun dengan air mata yang terus saja keluar membasahi pipinya.
"Papa kok malah belain anak ini sih, dia kan udah bikin cilla sakit lagi pa. Kalo bukan karena dia anak kita pasti sehat sekarang." ia tak mengerti dengan jalan pikiran suaminya itu,dengan mudahnya ia memaafkan seseorang yang membuat anaknya sakit?? Sangat sulit untuk ia lakukan.
"Maafin saya tante,saya akan bertanggung jawab atas biaya rumah sakit Naysilla." lagi lagi rendy sangat merasa bersalah. Harusnya ia tak memaksa Naysilla buat kembali mengingat masa lalunya kalau tau akhirnya seperti ini. Menyesal.
KAMU SEDANG MEMBACA
MY SWEET CAPTAIN
Fiksi PenggemarHigh ranking #1 in rendyjuliansyah [12-04-2019] #1 in sutandiegozico [10-04-2019] #1 in Brylianaldama [03-12-2019] #3 in garuda [01-02-2020] #1 in timnasindonesia [02-02-2020] Nasyilla Azzahra. Cewek bawel yang memiliki paras ca...
