30

861 76 3
                                        

Jungkook masih setia menemani sinb yang belum juga membuka matanya.

"Sinb ah.. Palli ireona.. Jangan membuatku cemas seperti ini. Kau boleh marah pada eomma, kau boleh memukul oppa sekerasnya asal jangan seperti ini. Kumohon" jungkook tak melepaskan pegangan ditangan sinb barang sedetikpun.

Tiba2 sowon datang ke kamarnya.

"Kook ah, tidurlah... Ini sudah malam. Mungkin besok pagi sudah sadar" ucap sowon.

"Ani noona, aku mau menunggu sinb membuka matanya" balas jungkook.

"Jangan seperti ini, yang ada kau malah jatuh sakit.. Kau mau tidur disini atau di apartemen jin oppa?" tanya sowon.

"Yang lain sudah pulang?" tanya balik jungkook.

"Tidak, para namja pergi ke apartemen jin oppa. Para yeoja ada disini, mereka semua akan menginap" tutur sowon.

"Hmm.. Bolehkan aku menemani sinb saja disini noona?" izin jungkook.

"Arraseo, noona akan tidur di kamar tamu dengan yang lainnya. Tapi kau harus tidur, kau bisa tidur di sofa kan?" sowon.

"Ne noona, aku akan disini saja. Siapa tau sinb terbangun tengah malam" jungkook.

"Baiklah, noona keluar yah. Kalau ada apa apa panggil noona" ucap sowon sambil mengusap punggung jungkook.

"Ne, gomawo noona" ucap jungkook berterimakasih.

Sowonpun keluar dari kamar meninggalkan jungkook dan sinb disana.

"Apa kau lelah dan ingin tidur sampai besok pagi hmm?" tanya jungkook pada sinb yang walau tau tidak akan mendapat jawaban.

"Arraseo, tidurlah sampai besok ne. Asalkan besok pagi kau harus bangun" ucap jungkook lalu mencium kening sinb.

Jungkook terus menerus menatap sinb tanpa lelah. Hingga ia tertidur disana, dengan posisi duduk dikursi dan kepala disisi ranjang sambil memegang tangan sinb.

                                  *****

Pagipun menjelang.

Sinb perlahan membuka matanya sambil mengerjap ngerjapkannya. Ia mengingat apa yang sebelumnya terjadi.

"Hikss.." tiba tiba sinb menangis kembali hingga membuat jungkook yang sedang tidur langsung terbangun.

"Sinb ah.. Kau sudah bangun" jungkook menyapa.

"Oppaaa...." lirih sinb.

"Syutttt ... Berhentilah menangis, oppa mohon" jungkook membawa sinb kedalam dekapannya.

"Hikssss..." sinb masih saja menangis sambil mengeratkan pelukannya pada jungkook.

"Sudahlah jangan menangis, kau membuat oppa tersiksa melihatmu menangis" ucap jungkook sembari mencium pucuk kepala sinb.

Setelah itu tidak ada yang bersuara diantara mereka hanya terdengar suara segukan sinb yang masih menangis.

Tak lama, sowonpun memasuki kamar.

"Sinb ah, kau sudah bangun?" tanyanya.

"Eonnii..." lirih sinb kemudian melepaskan pelukannya pada jungkook.

"Kau masih saja menangis eoh?" sowon menghampiri sinb.

Sinb menghapus air matanya yang masih mengalir.

"Kook ah keluarlah dulu ne, noona akan berbicara dengan sinb" ucap sowon.

"Ne noona" jungkookpun beranjak keluar kamar.

i'm seriousTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang