Pukul 9 malam, David pulang dengan wajah yang sangat lesu, tak lama Sidik pun datang. Sidik juga rupanya baru pulang dari kantor Yusuf. Mereka berdua terlihat sangat letih, bisa di tebak dari raut wajah mereka berdua.
David langsung menjatuhkan tubuhnya di sofa ruang keluarga, sedangkan Sidik langsung menuju kamarnya. Sidik melihat hantu yang sedang bertengger manis di atas pembatas tangga. Namun Sidik tidak memperdulikan itu.
Tiara nampak keluar dari dalam kamar dan mendapati Sidik sedang berjalan menuju keatas.
"Baru pulang Dik?" Tanya Tiara. Sidik hanya mengangguk sebagai jawaan
"David kok belum pulang ya!!" Gumam Tiara
Seketika Sidik menunjuk kearah sofa ruang keluarga, Tiara mengikuti arah yang di tunjuk oleh Sidik. Dia melihat David yang sedang berbaring di atas sofa.
"Gue ke kamar dulu ya!!" Ucap Sidik kemudian masuk kedalam kamar
Sidik melihat Fafa yang sudah terlelap dalam tidurnya. Sidik langsung beranjak ke kamar mandi guna membersihkan tubuhnya.
Saat Sidik sedang asik mandi, tiba-tiba saja Sidik merasa ada yang sedang memperhatikan dirinya. Sontak dia langsung membalikkan badannya untuk memastikan.
"Gak ada orang..." Gumam Sidik
Sidik menyambar handuk dan menyelesaikan mandinya. Dia membuka pintu kamar mandi dan terkejut karena sesosok hantu sedang berdiri di depan pintu. Hantu dengan rambut panjang, mata memerah, kuku yang sangat tajam dan wajah yang rusak.
Tak lama, hantu itu menghilang dan sidik langsung keluar dari kamar mandi.
Sidik berjalan menuju balkon kamar, dia menatap langit yang kebetulan sedang cerah. Ketika Sidik menatap lurus ke depan, dia melihat seseorang yang sedang berdiri di depan pagar rumah. Sidik memicingkan matanya guna memperjelas pengelihatannya.
"Siapa dia?" Gumam Sidik
Dia terus memperhatikan orang itu, Ketika sidik mengalihkan pandangannya ke arah lain, orang itu menghilang.
"Kemana orang itu?"
Sidik melihat kesana kemari untuk mencari keberadaan orang tersebut, namun tidak menemukannya.
Sidik memilih kembali kedalam kamar, dia memilih untuk beristirahat dari pada pusing-pusing memikirkan orang tersebut.
***
Sementara dirumah Dery, dia baru saja selesai mengerjakan pekerjaan kantor diruang tengah. Dery beranjak dari ruang tengah menuju kamarnya. Namun, seketika Dery melihat foto dirinya bersama kedua orang tuanya dan juga Dinda.
Dery menyentuh foto tersebut, tatapannya menjadi sendu ketika melihat foto dirinya dan juga dinda, foto yang di ambil kurang lebih 8 tahun yang lalu.
"Kamu udah selesai?" Tanya Kiky yang tiba-tiba saja sudah berada di anak tangga paling bawah.
"Kok belum tidur?" Tanya Dery
"Aku nungguin kamu..."
Dery menghampiri Kiky dan mengusap puncak kepala Kiky.
"Seharusnya kamu tidur aja, gak usah nungguin aku..." Seru Dery
"Kamu baik-baik aja kan?" Tanya Kiky yang melihat mata Dery memerah
"Aku gak apa-apa..." Jawab Dery, "Yaudah kita tidur aja yuk!!.." Ajak Dery
Dery dan juga Kiky terlelap dalam tidurnya. Jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Indigo 2
RandomSetelah menikah, fafa dan sidik memutuskan untuk tinggal di Stockholm, Swedia. Sidik dan fafa tinggal di sebuah apartemen mewah disana. Mereka memutuskan untuk tinggal di apartemen karena tidak mau banyak merepotkan orang tua sidik. Sebagai pengacar...
