#13

1.1K 109 18
                                        

Pagi harinya, Dery dan Kiky sedang asik sarapan, Dery nampak lesu. Hal tersebut tak luput dari pandangan Kiky.

"Kamu kenapa?" Tanya Kiky

Tidak ada jawaban dari sang empu.

Sontak Kiky memegang tangan Dery yang hangat. Dery melihat ke arah Kiky.

"Kamu kenapa?" Tanya Kiky lagi.

"Aku gak apa-apa!!" Jawab Dery.

"Yakin?"

"Aku yakin... Yaudah aku berangkat dulu ya!!" Ucap Dery.

Namun, saat hendak bangkit dari duduknya tiba-tiba saja kepala Dery menjadi sangat sakit. Dia menjatuhkan tubuhnya di atas kursinya. Kiky yang melihat itu pun panik dan langsung mendekat pada Dery.

"Badan kamu panas!! Kamu istirahat aja dirumah!!" Ucap Kiky sabil menempelkan telapak tangannya di dahi Dery.

Kemudian, Kiky membantu Dery menuju kamar mereka.

Kiky merasa bingung,, pasalnya semalam Dery baik-baik saja. Tapi sekarang mendadak demam seperti ini.

Setelah mengantarkan Dery ke kamar dan memberinya obat, Kiky bergegas membereskan sisa sarapan mereka.

***

Fafa sedang asik menikmati semilir angin yang berhembus pagi ini, dia dudukdi taman belakang dengan segelas susu dan beberapa lembar roti yang sudah di olesi dengan selai.

"Mommy udah gak sabar nunggu kamu lahir..." Ujar Fafa sambil mengelus perutnya yang mulai membuncit.

"Tumbuh dengan sehat ya sayang..." Lanjutnya.

Tiba-tiba saja, bulu kuduk Fafa merinding. Dia melihat kesana kemari namun tidak menemukan sesosok hantu satu pun.

Lalu kenapa bulu kuduknya bisa merinding? Udara di sini pun tidak terlalu dingin.

"Fafa....."

Terdengar suara seperti suara bisikkan di telinga Fafa. Sontak Fafa menoleh namun tidak menemukan siapa-siapa di taman belakang rumahnya.

"Fafa....."

Lagi!!

Suara itu terdengar lagi, kali ini Fafa melihat ke dalam rumah. Fafa merasakan ada aura entah itu negatif atau tidak, Fafa belum bisa memastikan.

Fafa masuk ke dalam rumah dan mencari keberadaan hantu itu. Seketika, Fafa merasakan bahwa aura itu berasal dari dalam kamarnya. Dengan perlahan, Fafa membuka pintu kamarnya. Fafa membuka pintu itu dengan sangat lebar, kemudian dia masuk ke dalam kamar.

Brakk....

Fafa terlonjak kaget karena pintu kamarnya tiba-tiba tertutup sediri dengan sangat kencangnya.

"Fafa....."

Fafa menoleh kebelakang, namun tidak menemukan apa-apa.

Srettt...

Sekelebat bayangan melintas di belakang Fafa, hal tersebut membuat Fafa memutar badannya, dan lagi! Fafa tidak menemukan apa-apa disana.

"Fafa...."

Fafa membalikkan tubuhnya lagi, dan betapa terkejutnya Fafa ketika mendapati sesosok hantu yang sedang berdiri membelakanginya. Dia menyipitkan matanya, sepertinya hantu itu tidak asing di penglihatannya.

Fafa mendekat ke arah hantu itu. Dengan perlahan, Fafa mencoba menyentuh hantu tersebut untuk melihat wajahnya.

Hantu itu perlahan membalikkan badannya, bagai tersengat tubuh Fafa membeku ketika melihat siapa dia.

My Indigo 2Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang