41!

2K 142 18
                                        

DOR

Semua yang disana cukup kaget dengan tembakan yang mengarah pada meja tamu itu. Mereka semua menoleh ke lantai atas.
.
.
.

"Luna..." gumam Mr. Kim dengan tatapan tajamnya.

Luna memberi smirk pada mereka. "Minho berdirilah" perintah luna.

Minho langsung berdiri dan menjauh dari mereka. "Tenang saja luna, dokumen ini sudah ada di aku" kata Minho tertawa.

Luna mengerutkan keningnya, "Semudah itu?" tanya luna sambil melipat tangannya.

"Hmm, ia masih menyayangi putrinya" kata minho.

Hyora mendekat pada appa nya. "Pa, serius papa mau kasih saham papa?" tanya hyora tak percaya sambil berbisik.

Jae Wook hanya menatap kedepan, "Lihat saja.." gumam nya.

"Jadi Seo Joon, apakah kau akan menjadi pengacara Bos Kim Company??" tanya Minho smirk.

Seo Joon menghela nafas, "Tentu saja, Aku adalah pengacara setia Kim Company" kata Seo Joon tegas.

Minho tertawa sambil bertepuk tangan. Disisi lain, Hyora menatap pengacara appa nya ini tak percaya. "Paman---" kesal hyora namun ditahan oleh taehyung.

Hyora menatap taehyung penuh tanya, "Biarin ra.." kata taehyung.

"Jadi, ahkirnya kau sadar juga bahwa kau tidak akan mendapat uang tanpa kim Company" kata Minho tertawa.

Seo Joon hanya mendengus, "Terserah, biar kuperjelas. Aku masih bisa mendapat uang dengan menjadi pengacara orang lain. Jadi jangan terlalu percaya diri" kata Seo Joon kesal.

"Ya ya ya terserah mu. Jadi, kau telah menjadi pengacara ku hari ini. Sekarang tunjukan kinerja mu disini" kata minho smirk.

"Hmm, baik. Pertama, aku ingin mengingatkan bahwa kau masih membawa surat itu" kata Seo Joon.

"Bukannya surat itu sudah diresmikan?" tanya minho

"Tapi aku membawa satu lagi yang sama" kata Seo Joon datar.

"Lalu?"

"Musnahkan surat satunya.." kata Seo Joon.

Minho tertawa, "Mengapa bukan surat yang ini saja?" tanya Minho.

"Apa kau bodoh? Disana tanggalnya sudah berbeda. Apa kau tidak takut dianggap pengambil saham paksa?" tanya Seo Joon sarkas.

Minho tampak berfikir, "Hmm, kalau begitu ambilah diatas. DENGAN, orang milik Luna..." kata Minho.

Tentu Seo Joon mengangguk senang hati, "Baiklah"

Seo Joon berjalan ke atas dengan orang milik Luna. "Biar kuberitau..." Kata Luna sambil smirk.

"Pa, papa kok diem aja sih?! Paman Seo Joon kok gak dicegah?!!!" Kesal hyora.

Semua menoleh ke hyora, Mr. Kim tidak menjawab pertanyaan hyora. "Hyora hyora...apa kau sedih karena kau akan kehilangan fasilitas mewah mu itu, hmm?" Tanya Minho sambil tertawa.

Hyora menatap Minho kesal, "Pa, jawab akuuu" rengek hyora.

"Ra" Panggil jungkook menarik tubuh hyora agar menjauh dari Appa nya.

"Gak kook, papa harus jawab. Aku gak pernah liat papa sepasrah ini. Papa kan bisa bawa polisi, atau apapun itu. Atau engga kalian kan bisa bawa kabur aku" kata hyora kesal.

Mr. Kim tetap diam tak bergeming dan hanya menatap kedepan. "Ra udah--" cegah jungkook.

"Stop, aku lagi tanya ke papa. Aku cuman butuh alesan.." lirih hyora.

dijodohin jjk Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang