03

251 21 0
                                        

Hai...
Ketemu lagi sama Aku,gimana kabar kalian?.
Semoga sehat selalu.

-----------------------------------------------------------

'Entah mengapa, hanya kamu yang menjadi sumber kebahagiaanku'

------------------

Kringg kringg

Bel istirahat berbunyi, Letta yang mendengarkan hal itu langsung bernapas lega. Karena dari setadi Dia sudah sangat bosan, apalagi tadi adalah pelajaran Kimia adalah pelajaran yang tidak Ia sukai.

"Ta, lu mau ke kantin kagak?" tanya Tasya sahabatnya Letta.

Tasya adalah sahabat Letta, mereka bertemu saat pertama masuk di SMA Tunas Harapan, pertemanan mereka baru berjalan 2 tahun tetapi mereka sudah sangat Akrab. Tasya seorang gadis tomboy yang cantik, cuek dan tidak memilih teman.

"Ayo Sya, huh akhirnya, tau gak? Tata pusing tau sama pelajaran Kimia." kesal Letta.

"Iya Ta... Iya, udah ayo ah cepet kalo lu ngomong terus kapan kita ke kantinya bego !" Kata tasya pusing sederi tadi melihat temannya.

"Hehe... Maaf, ayo Sya." ajak Letta.

Mereka berdua langsung bangkit dari kursi dan bergegas keluar kelas. Tasya yang kesal dengan Letta karena jalannya begitu lama, ia langsung menarik tangan Letta. Kalau mereka jalan seperti itu kapan sampainya.

Sesampai dikantin mereka langsung mencari bangku kosong untuk mereka duduki.

"Ta lu mau mesan apa biar? gua yang pesenin aja!" tanya Tasya saat mereka sudah menemukan tempat untuk duduk.

"Tata siomay sama es jeruk aja deh, makasi Tasya sayang! kok tau aja kalo Letta males mesen." kata Letta sambil tersenyum senyum.

"Hmm, udah biasa Gua." jawab Tasya jengah dengan kebiasaan sahabatnya.

Tasya pun memesan makanan yang mereka inginkan. Sementara Letta menunggu tempat yang mereka duduki agar tidak ada yang menepati.

Sedari tadi Letta melihat ke semua penjuru kantin, tetap Dia tidak menemukan Ezra. Letta yang mood nya sedang hancur karena pelajaran tadi, bertambah menjadi hancur karena tidak menemukan sosok yang ia cari. Dia langsung menopangkan wajah dengan tangannya dan menengerucutkan bibirnya.

"Huhftt, Kak Zaza mana sih kok gak ada!" gerutuh Letta pada diri sendiri.

Tasya yang sudah memesan makanan yang ada di tangannya bingung melihat temannya yang cemberut seperti itu

"Eh Ta lu kenapa sih?  bibir monyong kayak bebek gitu." tanya Tasya sambil duduk di kursi yang di sebelah Letta.

"Ih... Tasya nyebelin! masa Tata di samain sama bebek." kesal Letta pada Tasya karena dikatain seperti bebek. Orang cantik gini disamain kayak bebek, menyebalkan.

"Iya deh maaf-maaf, lagian lu kenapa sih bibir di monyongin gitu?" tawa Tasya melihat kelakuan sahabatnya.

"Tata kesel, kok kak Zaza gak ada sih!" curhatnya pada Tasya.

"Yaelah, kirain Gua kenapa! palingan juga ada di rooftop, lagian lu ngapain si cari Kak Ezra segala?"

"Ya gapapa,tapikan Tata kangen Tasya" kesal Letta sambil mengerucutkan bibirnya.

"Nanti juga lo ketemu Tataku sayang... Udah deh mending sekarang lo makan!" kata Tasya jengah melihat kelakuan Sahabatnya.

"Huftt... Iya deh" jawab Letta sambil menyuapakan Siomay kedalam mulutnya.

My Friend Is My HusbandCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang