Happy Reading.
Jojo sekarang berada di atas motornya, mengendarai sampai dia menemukan orangtuanya, sungguh cara yang tidak akan berhasil.
"Tau gini gue nggak usah nyari, mana bolos kerja lagi. Gaji gue pasti dipotong!" Kesalnya.
Jojo berhenti secara mendadak di depan rumah seseorang, siapa lagi kalau bukan rumah pacarnya. "Mampir deh," kata Jojo.
Jojo langsung turun dan betapa beruntungnya karena gerbang rumah Jessica tiba-tiba terbuka.
"Joko? Mau nyari Jessica ya?" Tanya Mella.
"Jojo bukan Joko, K sama L tuh beda jauh-"
"Yaudah yang penting lo mau nyari Jessica, 'kan? Sini masuk."
Jojo mengekori Mella sambil melihat ke sekeliling, dia bisa melihat dari luar bahwa ada Revan juga di sana.
"JESSICAAA ADA JOJOO!"
Jojo refleks menutup telinganya karena teriakan Mella yang tiba-tiba dan begitu kencang
Mella meringis, "Eeh maaf, terlalu kencang ya tadi. Duduk dulu, Jo."
Jojo mengangguk, dia langsung duduk di samping Revan dengan sedikit melirik sinis.
Sedangkan Revan, laki-laki itu sudah seperti kucing yang disatukan dengan tikus. Rasanya Revan ingin menerkam Jojo hidup-hidup di sini.
"Loh Jojo, tiba-tiba banget," kata Jessica yang masih menuruni anak tangga dengan menggedong seorang bayi.
"Iya nih, kebetulan lewat-jadi yaa mampir," ujar Jojo, gugup.
Jessica bisa merasakan aura Revan yang berubah, mungkin karena ada Jojo.
"Ke kamar gue, yuk."
"HEH MAU NGAPAIN?" Mella langsung berteriak spontan karena ucapan Jessica.
"Ya ke balkon lah, duduk santai. Pikiran lo nih ya bener-bener," kata Jessica sambil menunjuk Mella.
"Ayo, Jo."
Mereka berdua berdiri, menuju balkon yang ada di kamar Jessica. Jojo sedikit kagum dengan kamar Jessica, karena biasanya cewek selalu memasang poster poster orang tampan. Sedangkan di kamar Jessica tidak ada satupun poster, hanya wallpaper dinding bulan bintang yang menghiasi temboknya.
"Austin di sini dulu yaaa," kata Jessica. Membaringkan adiknya ke kasur.
"Ganteng banget," sahut Jojo.
Jessica langsung tersenyum meremehkan, "Ya dong, siapa dulu kakaknya."
"Sombong, mana ada bayi ganteng nurun dari kakaknya-"
"-kakaknya kan cantik bukan ganteng."
"Sialan lo, Jo. Siapa sih yang ajarin gombal?"
"Kebanyakan bergaul sama Sigit, makanya jadi gini."
Jessica kembali duduk, kali ini di ranjangnya sendiri. Sedangkan Jojo di kursi meja belajar Jessica. "Btw, ada apa kesini?"
KAMU SEDANG MEMBACA
AN INCIDENT [END]
Fiksi Remaja[LENGKAP] Hanya sepenggal kisah cinta antara Jessica, Revan dan Mella. cerita ini aneh, jangan di baca, apalagi di plagiatin. End: 20 Oktober 2021
![AN INCIDENT [END]](https://img.wattpad.com/cover/230238035-64-k827650.jpg)