Tak disangka, Sooji yang merupakan seorang make up artist mampu membuat hati seorang Kim Taehyung luluh oleh paras cantiknya. Yup, Kim Taehyung, seorang idol tampan dan mempesona jatuh cinta pada pandangan pertama dengan Sooji.
Namun, Taehyung dibua...
Rooftop cafe hari ini terlihat sepi. Hanya ada 3 meja yang terisi. Salah satunya Sooji dan Riiyu.
Mereka tengah asik berbincang sambil menyantap makanan di depan mereka.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
•Sooji POV•
Aku menceritakan segala hal yang terjadi tadi saat Riiyu meninggalkan Taehyung karena mengangkat telfon.
Aku menceritakannya dengan sangat detail tanpa mengurangi sedikitpun kejadian yang terjadi tadi.
Riiyu pun mendengarnya dengan antusias.
"Kau tau, Eonnie, dia menyebutkan namaku. Aku mendengarnya dengan jelas. Sangat jelas. Dia mengatakan Choi Sooji-shi."
Sepertinya aku mengatakannya dengan suara yang cukup keras sehingga beberapa orang di meja dekat mereka ikut menoleh.
"Yak, kecilkan suaramu, Soo-ya. Cafe ini bukan milik kita berdua."
"Lalu? Dia hanya memanggilmu dan seketika kau jadi aneh? Hanya itu?" Sambung Riiyu.
"Apa kau tidak mengerti, Eonnie? Maksudku, dia menyebutkan namaku bahkan sebelum aku mengenalkan diriku. Oh apakah dia sudah mengenalku sebelumnya? Atau jangan jangan dia tertarik padaku? Eoh Eonnieeee, eottokhe?"
Riiyu tertawa keras dan membuatku bingung.
"Heol!! Kau masih saja bodoh, Soo-ya. Kau tidak lihat ini?"
Riiyu menunjuk benda kotak yang menggantung di bawah dadaku.
Benda tersebut berisi foto Sooji dengan ukuran kecil dan disertai tulisan "Choi Sooji" dibawah foto tersebut.
"Dia mengetahui namamu karena membaca nametagmu. Astaga aku tidak mengerti ada apa denganmu, Soo-ya."
"HAH?" Aku membeku.
Jujur, aku tidak ingat kapan nametag ini menggantung di leherku.
"AISSHHHHHHH" Gumamku sambil memukul jidat. Lalu mengacak acak rambut dengan frustasi.
"Huh, aku sudah senang mengira dia mengenalku."
Aku kembali mengacak acak surai indahku.
Bodohnya aku mengira Taehyung sudah mengenalku.
Sementara lawan bicaraku hanya tertawa melihat tingkah lakuku seperti anak kecil yang batal pergi rekreasi bersama keluarga.
"Ahhh Eonnieee. Aku jadi malu mengingatnya."
Aku kembali menundukkan kepala di atas meja.
"By the way, Soo-ya, apa kau sudah mengatakan pada Jimin kalau kau mulai bekerja hari ini disini?" Tanya Riiyu tiba tiba.
"Belum. Rencananya aku ak.."
Belum selesai aku bicara, tiba-tiba ponselku berbunyi.
Setelah melihat nama yang muncul pada ponselnya, aku lalu segera mengangkatnya.