Almost Repeated

371 115 96
                                        

Jangan lupa vote yahhh 💜
Komen juga boleh xixixi

.
.
.

Aku merapikan rambutku sambil melihat bayanganku di cermin tepat di depanku.

Setelah rambutku rapi, aku memoleskan sedikit cushion pada wajahku.

Juga menambahkan liptint di bibirku agar tidak terlihat pucat.

Setelah selesai bercermin di toilet, aku berjalan keluar hendak menuju ruang make up.

Tiba-tiba langkahku terhenti saat melihat sosok pria yang berjalan mendekat ke arahku.

Taehyung.

Sudah lama kami tidak saling sapa, dia juga seolah menghindariku.

Tapi kali ini berbeda.

Dia semakin mendekat ke arahku. Dan berhenti tepat di depanku.

Aku bingung harus bagaimana. Rasanya sangat canggung.

Dari sorot matanya, aku dapat melihat, sepertinya ada sesuatu yang ingin dia sampaikan.

"Soo-ya." Dia memanggilku dengan suara pelan.

"Ne."

"Aku minta maaf. Aku salah membatalkan rencana kita dan tidak menguhubungimu hari itu."

"Eoh?" Aku sedikit terkejut.

"Soo-ya, aku ingin mengajakmu jalan-jalan lagi malam ini."

Haruskah kujawab iya? Atau kutolak saja? Ahh bagaimana ini aku bingung.

"Heii...bagaimana? Kau mau?"

Dia melambaikan tangannya di depanku untuk menyadarkanku dari lamunanku.

"Emmm...aku..."

"Aku janji kali ini kita akan benar-benar pergi."

"Emm...baiklah. Aku setuju."

Aku sendiri tak percaya aku bisa mengeluarkan jawaban itu.

"Oke. Aku akan menunggumu di lobby tepat pukul 7 malam. Sampai nanti, Soo-ya."

Aku hanya tersenyum sambil melambaikan tanganku padanya yang juga melambaikan tangannya padaku dan pergi menjauh dari arahku.

Sejujurnya aku agak ragu dengan keputusanku.

Aku takut dia lagi-lagi hanya memberikan harapan palsu seperti waktu itu.

Tapi dari sorot matanya terlihat kali ini sepertinya dia bersungguh-sungguh.

...

Tepat pukul 7 aku sudah berada di lobby tanpa ada siapapun disini selain security di dekat pintu, resepsionis di meja resepsionis, dan beberapa orang yang berlalu-lalang.

Tidak ada Taehyung disini. Aku tidak tau apakah dia belum datang atau mungkin tidak jadi datang.

Aku duduk di sofa sambil memainkan ponselku.

"Haruskah aku beri tau padanya bahwa aku sudah menunggu disini?" Gumamku dalam hati.

"Ah tidak usah, mungkin dia sedang berjalan menuju ke sini."

Aku sangat optimis.

10 menit berlalu, aku masih setia duduk diatas sofa sementara Taehyung tak juga kunjung memunculkan keberadaannya.

15 menit berlalu, aku mulai gelisah.

Baiklah, sudah 20 menit aku menunggunya disini.

"Mwoya, kenapa dia belum datang?"

"Apa aku pulang saja?"

Saat aku hendak pulang, tiba-tiba Taehyung datang ke arahku sambil sedikit berlari.

Syukurlah dia datang. Aku pikir kejadiannya akan sama seperti waktu itu.

"Aigoo...maaf, Soo-ya. Kau sudah menunggu lama ya?"

Nafasnya terengah-engah. Mungkin akibat berlari.

"Maafkan aku, tadi manager kami menahan kami sebentar karena ada perubahan jadwal. Jadi aku terlambat datang. Gwenchana?"

Dia memegang bahuku.

"Eoh, gwenchana."

Aku lega rencana kami tidak berjalan seperti waktu itu.

Taehyung lalu tersenyum dan menggandeng tangangku, mengajakku ke mobilnya dan kami pun pergi.

Entah kemana dia akan membawaku, yang pasti, malam ini kami akan menghabiskan waktu bersama.

•To be contiunued•
.
.
.
.
.
Pendek banget yah? Hahaha aku bingung mau nulis apaan soalnya wkwkwkw

Btw jangan lupa besok MV DYNAMITE keluar guysss

Ga sabar banget :")

Love Scenario ~ KTH (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang