20. Married and Dating (C)

286 18 2
                                        

“Yak! Lepaskanlah dulu! Aku akan menjelaskan semuanya padamu!”

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

“Yak! Lepaskanlah dulu! Aku akan menjelaskan semuanya padamu!”

Mendengar tawaran Jihye, Miyeon akhirnya melepaskan lengannya dari leher Jihye dan mendudukkan tubuhnya di sebelah Jihye.

Sambil meredakan napas mereka, sehingga yang terdengar saat ini hanyalah suara helaan napas keduanya yang saling bersahutan. Miyeon dan Jihye sama-sama memejamkan mata mereka dengan tubuh yang bersandar pada punggung sofa. Seolah kehabisan energi.

“Jadi, bisa kau mulai ‘penjelasan’ yang kau janjikan, Eonni?” Miyeon yang sudah lebih tenang daripada sebelumnya kembali bersuara walau matanya masih terpejam. Berbeda dengan Jihye yang seketika menegakkan tubuhnya dan menatap Miyeon dengan tatapan kesal.

“Yaa~ tidakkah kau berpikir bahwa aku tidak seketerlaluan dirimu, Miyeon-ah? Aku hanya berkencan, situasi ini jauh berbeda dengan apa yang kau lakukan dulu. Kau yang tanpa aku ketahui sudah kembali ke Korea dan mendadak akan menikah. Aku hanya berkencan bukan akan menikah!” Jihye mengatakan hal tersebut karena menurutnya memang apa yang Miyeon lakukan dulu lebih parah daripada apa yang ia lakukan. Dan mendengar ucapan Jihye yang mengungkit apa yang ia lakukan dulu, Miyeon hanya membuka matanya dan menatap Jihye dengan malas.

“Itu sama saja! Intinya kau menutupi hal ini dan tidak memberitahuku, bukan?” ucapnya dengan santai dan lagi-lagi menyedekapkan tangannya di depan dada.

Mendengar ucapan Miyeon yang ada benarnya juga, Jihye berkedip dan tidak tahu harus menjawab apa. “Ya, tapi.. itu..”

“Sejak kapan kalian berkencan?” potong Miyeon secara langsung. Berhasil membuat Jihye menelan ludahnya karena mendengar pertanyaan Miyeon.

“Oh, yang benar saja. Kau sedang mengintrogasiku?” bukannya langsung menjawab, Jihye malah berlagak tidak terima dengan apa yang Miyeon lakukan padanya.

“Jawab saja. ”

Ucapan singkat Miyeon membuat Jihye menciut dan meletakkan kembali tangannya ke bawah. Ini semua sudah terlanjur, untuk apa ditutupi lagi. Dalam hati ia agak heran dengan sikap Miyeon yang sedikit banyak mulai berubah. Dari mana adik sepupunya itu belajar ‘mengintimidasi’ seseorang?

“Dua bulan yang lalu.”

Alis Miyeon berkerut dan ia segera menegakkan duduknya. “Dua bulan? Selama dua bulan kau merahasiakan hubunganmu dengan Jaehyun?”

“Eoh.”

“Mengapa kalian merahasiakannya?”

♥♥♥

“Itu.. kami sesungguhnya tidak ingin merahasiakan hubungan kami. Sungguh. Hanya saja, kau tahu sendiri bukan, Dokyeom-ah, akan terdengar menggelikan jika kami ‘memproklamirkan’ hubungan kami. Bahwa kami sedang berkencan.” jelas Jaehyun dengan cara yang ‘aneh’ pada Dokyeom. Kini mereka berada di taman belakang rumah Jihye dan duduk di bangku taman setelah Dokyeom menarik Jaehyun untuk berbicara dengannya. Berbeda dengan Jaehyun yang memasang wajah bersalah dan bingungnya, Dokyeom saat ini masih berusaha mempertahankan wajah tenangnya walau hati dan kepalanya sudah dipenuhi dengan pertanyaan-pertanyaan yang akan ia lontarkan pada Jaehyun.

Married not DatingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang