🎶Maafkan Aku🎶
Vocal - I don't know
Setelah kemarin Ayla menghabiskan setengah harinya bermain bersama princess nya The Onsu, kini dirinya berangkat sekolah bersama Betrand, Ayahnya harus pergi ke luar kota tadi pagi, jadilah dia berangkat di jemput Betrand bersama Om Mick. Mungkin juga hari ini ia ikut pulang ke rumah Betrand lagi.
Pagi ini di sekolah ada jadwal olahraga di kelasnya.
Ayla duduk di bangku yang tak jauh dari lapangan sekolah yang sekarang banyak siswa yang berlarian karena sedang bermain bola, termasuk Betrand.
Di temani Mia, yang dari tadi tidak berhenti terus-menerus meneriaki nama Albani. Ya Ayla berfikir jika sahabatnya ini berpacaran dengan Albani, tapi terserahlah itu urusan mereka.
Ayla tersenyum ketika melihat Betrand berhasil mencetak goll sebanyak 3 kali, entahlah akhir-akhir ini dirinya selalu memperhatikan sahabatnya yang satu ini dari jauh, meskipun ketika mereka bersama, terjadilah perang.
Mia yang menyadari sahabatnya sedari tadi senyum-senyum sendiri, mengikuti arah mata Ayla yang tertuju pada seseorang yang sangat ia kenal, siapa lagi kalo bukan Betrand.
"Ay kenapa?" Bisiknya, pura-pura tidak tahu.
"Eh.. nggak kenapa-kenapa!" Pekiknya langsung mengalihkan pandangannya ke arah sahabatnya ini.
Mia hanya mengangguk, dan melanjutkan aktivitasnya, apalagi kalo bukan menyemangati Albani.
Ayla kembali memperhatikan Betrand, tersenyum ketika Betrand juga menatapnya. Lalu tiba-tiba dia teringat sesuatu, langsung menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya, sembari menggelengkan kepalanya.
"Ay, kenapa?" Tanya Mia.
Ayla menurunkan tangannya dan hanya menggeleng.
"Lo sakit?" Paniknya, sembari mengecek suhu badan Ayla, dengan tangnnya yang ia tempelkan ke kening.
"Gue suka sama Betrand." Ucap Ayla, yang mampu membungkam mulut Mia.
"Apa!! Ayla suka sama Betrand!?" Sahut seseorang cukup keras.
"Albani!!!" Kaget Ayla, melihat Albani tiba-tiba ada di sampingnya. "Betrand di mana?" Lanjutnya, ia takut jika Betrand mendengar ucapan Albani.
"Ada di toilet!" Ucap Albani. "Bentar-bentar, Ay lo beneran suka sama Betrand? Sama seseorang yang beda keyakinan sama lo?!" Lanjut Albani, memastikan.
"Bani!! Jangan gitu..!" Sahut Mia.
"Gue juga nggak tau Ban, tapi ya gue sama Betrand itu ada janji yang sama, yaitu sekolah sampe kuliah, bahagiain orang tua, setelah itu terserah deh, mau pacaran atau nggak."
Albani dan Mia terdiam.
"Sekarang udah mau kelas 9! Terus lanjut SMA terus kuliah, abis itu bahagiain ortu, dan lo masih mau berharap sama Betrand?" Tanya Albani. "Yang jelas-jelas nggak akan bisa." Lanjutnya.
"Iyaa gue tau, gue sama dia beda! Tapi … "
"Woy! Tegang amat, pada ngomongin apa sih?" Ucap Betrand tiba-tiba, untung saja Ayla tidak melanjutkannya.
"Ngomongin lo..." Cibir Albani.
"Aku kenapa, ooh.. karena udah cetak goll.. " Ucap Betrand, dengan bangganya.
"PD banget sih.. udah yuk masuk ke kelas." Ajak Ayla.
Mereka pun pergi menuju kelasnya.
Sesampainya mereka di dalam kelas, ternyata sudah banyak siswa disana. Semua berjalan seperti biasa, jail, tertawa, ngobrol. Ayla memutuskan untuk bersikap biasa saja ketika di hadapan Betrand.
KAMU SEDANG MEMBACA
All About You [END]
Teen FictionDear Betrand, Apakah Tujuan Surga Kita Sama Setelah Kita 'MATI' Dulu aku berfikir aku yang akan ditinggalkan oleh semua orang yang aku sayang, termasuk kamu. Tapi, semua itu salah, ternyata aku yang meninggalkan kamu. Dear Ayla, Kamu Tau Aku Paling...
![All About You [END]](https://img.wattpad.com/cover/226433342-64-k328370.jpg)