Aku mengadu pada tuhan, aku bilang mengapa aku harus mengenal dan mencintaimu, jika bahkan kita saja mengadu pada tuhan yang berbeda.
.
.
.
----------------------------------
Siang menjelang sore itu kedua bocah yang masih sibuk bebenah peralatan sekolahnya terus berbincang macam hal.
"Kalo kita gak sekelas gimana?" Tanya Ayla.
"Sekelas lah pasti, lagian masih beberapa hari lagi Ay kenaikan kelasnya, masa udah mikir itu dulu." Jawab Betrand.
Ayla hanya menganggukkan kepalanya.
"Kenapa dari tadi ngelamun terus.."
"Nggak."
"Jangan bohong.."
Betrand menatap Ayla yang kini juga sedang menatapnya, ia bingung apa ia katakan saja apa yang dipikirkannya, tapi … semua saja belum ada kejelasannya.
Tanpa ada kata yang dia ucapkan lagi, Betrand dengan cepat menarik tangan Ayla keluar kelas.
"Eehh.. mau kemana?!" Kaget Ayla, menghentikan langkahnya.
"Pulang lah, katanya mau denger cerita aku.."
Ketika mendapat anggukan dari sahabatnya itu, Betrand kembali menarik tangan Ayla, berjalan cepat ke arah mobilnya.
Sesampainya mereka di parkir mobil, Betrand sempat meminta pada drivernya Om Mick untuk mengantarnya ke tempat yang biasa mereka kunjungi, kemana lagi kalau bukan taman.
"Ini jadi ketaman Koh..?"
"Jadi Om, sebentar kok."
Semua kembali hening, larut dalam pikirannya masing-masing. Hingga Om Mick memecahkan keheningan.
"Mau makan dulu gak?"
"Iyaa, udah laper.." Jawab mereka bersamaan.
"Siaapp.. meluncur kita makan.."
-Skip. Tempat Makan.
Mereka kini duduk di tempat yang biasa mereka tempati ketika ingin makan disana. Beberapa menit kemudian pesanan mereka sudah sampai.
"Tumben ke taman lagi, ada apa? Terakhir kalian ketaman itu waktu bolos." Tanya Om Mick.
"Gak pa-pa Om Mick Onyo cuma mau cerita sama Ayla."
"Iyaa.."
"Jadi, nanti Om Mick nunggu di mobil nih?"
"Betulll.." Jawab mereka serentak.
Menit telah berlalu, kini saatnya mereka pergi menuju tempat yang menjadi tujuan pertamanya.
Sesampainya di taman, seperti yang sudah di bicarakan bahwa Om Mick akan menunggu di mobil, ya meskipun ia sedikit takut ada apa-apa yang terjadi pada anak majikannya itu.
"Om Mick tunggu sini ya, nanti Onyo balik lagi gak lama kok." Ucapnya.
"Siap bos.."
Betrand dan Ayla berjalan menuju bangku kosong yang biasa mereka tempati.
"Jadi, mau cerita apa?"
Betrand terdiam, sambil terus menatap Ayla.
"Tapi sebelum itu Betrand minta maaf karena udah bohongin Ayla." Ucapnya.
"Tentang?" Tanya Ayla bingung, bukankah selama ini tidak ada kebohongan yang Betrand sembunyikan.
"Jadi … Ayla inget gak waktu Bunda ulang tahun?"
KAMU SEDANG MEMBACA
All About You [END]
Novela JuvenilDear Betrand, Apakah Tujuan Surga Kita Sama Setelah Kita 'MATI' Dulu aku berfikir aku yang akan ditinggalkan oleh semua orang yang aku sayang, termasuk kamu. Tapi, semua itu salah, ternyata aku yang meninggalkan kamu. Dear Ayla, Kamu Tau Aku Paling...
![All About You [END]](https://img.wattpad.com/cover/226433342-64-k328370.jpg)