Sore hari pukul 15.15 Rania keluar dari rumah dengan memakai pakaian untuk olahraga."Ah naik sepeda untuk kesekian lamanya." Kata Rania dambil merenggangkan tangannya ke atas
Rania berjalan ke rumah yang ada di seberang rumahnya.
"Jason udah siap belum." Panggil Rania agak berteriak
"Siapa ya?" Tanya wanita paruh baya
"Saya nyari jason tante mau sepedaan. Oh iya saya baru pindah kemarin di rumah seberang tante. Nama saya Rania Stefany tante." Ucap Rania memperkenalkan diri pada wanita paruh baya itu
"Oh iya dia lagi siap-siap, tante mamahnya Jason, nama tante Dita panggil aja tante Dita ya. Ayo masuk nunggu di dalam aja." Kata wanita paruh baya itu
"Iya tante." Jawab Rania sopan
Ya wanita paruh baya itu adalah mama nya Jason yaitu bernama Dita.
Rania dan Dita masuk kedalam rumah.
"Duduk dulu Rania, tante panggilin Jasonnya dulu ya." Kata Dita lalu pergi menuju kamar Jason dan meninggalkan Rania di ruang tamu
"Ah iya tante." Kata Rania
Dita pergi ke kamar Jason.
"Jason itu Rania udah datang, dia nunggu di ruang tamu." Kata Dita membuka pintu kamar Jason
"Iya mah sekalian ya panggilin Bryan sama Ko Evan." Kata Jason
Jason keluar menghampiri Rania di ruang tamu.
"Eh Rania udah lama nunggunya." Tanya Jason
"Pakai nanya segala lagi lu, ya iya lah lama udah jam berapa ini jam 15.50." Kata Rania dengan nada sedikit kesal.
"Iya maaf, maaf deh." Kata Jason
Bryan dan Evan datang menghampiri mereka.
"Ayo kita berangkat, sepedanya di bagasi." Kata Evan
"Rania kamu tunggu di depan aja, nanti Koko ambilin sepedanya." Kata Evan kepada Rania
"Yaudah sono lu tunggu didepan aja disuruh Koko gue." Kata Jason dengan nada sedikit kesal
"Ngapa lu nyolot bat dah, iya iya gue ke depan. Makasih ya Ko Evan." Kata Rania
Rania menunggu di depan rumah, menunggu para cowo itu untuk menghampirinya.
"Ini Rania sepedanya." Kata Evan sambil menuntun 2 sepeda sekaligus
"Eih Ko Evan memang keren banget deh. Bisa nuntun 2 sepeda sekaligus." Puji Rania
"Ih apa an sih biasa aja kali. Gue bisa tuntun 3 sepeda aja B aja tuh." Kata Jason kesal
"Ih apaan sih lu, kaga tanya gue." Kata Rania nyolot
Bryan yang melihat Jason yg bertingkah seperti itu hanya tersenyum.
Mereka berangkat menaiki sepeda menuju salah satu taman di dekat perumahan mereka.
"Masih jauh ya ini tamannya?" Tanya Rania ngos ngosan sambil menggoes sepedanya
"Bentar lagi sampe kok." Jawab Ko Evan
"Elah lu lemah banget sih ah deket juga ini." Sahut Jason"Elu kan cowo, jadi lu kuat lah gue kan cewe. Lagi pula udah lama gue gk naik sepeda, makanya ngosngosan." Sahut Rania
"Yaudah nanti kalau ada waktu kita olahraga bareng aja." Kata Bryan
Tidak lama setelah itu mereka sampai di taman.
"Akhirnya sampe juga." Kata Rania sambil turun dari sepedanya
KAMU SEDANG MEMBACA
MY DEAR JASON ( END)
Hayran Kurgu"Kita beda agama jason, gk mungkin kita bisa bersama." "Emang kalo beda agama kenapa. Aku gak peduli meskipun kita beda agama, agama bukan alasan untuk kita tidak bisa bersama Rania." "Aku tau jason tapi apa mama dan papa kamu setuju kalau kamu sama...