>>>
Tanpa Sin Hye dan Ji Won sadari, Kim Bum mendengar itu semua. Kim Bum sekuat hati meredam emosinya. Ia tidak ingin gegabah begitu saja memaki kedua wanita itu. Terlebih Sin Hye, perempuan yang sudah menjadi sahabatnya sejak lama.
"Oppa?" kaget Ji Won melihat Kim Bum telah berdiri tepat di belakang Sin Hye.
Sin Hye pun membalikkan badannya.
"Sejak kapan kau ada di sini?" tanya Sin Hye.
"Baru saja. Kau sedang apa di sini?" tanya balik Kim Bum sedikit tersenyum. Dibalik senyumannya, ada amarah yang ia tahan.
"Aku hanya ingin berkunjung saja. Jika begitu aku pamit. Masih ada urusan" sebelum benar-benar pergi Sin Hye menoleh sekilas ke arah Ji Won. Dapat ia lihat wajah Ji Won yang pucat pasi.
•••
Ji Won mengikuti Kim Bum dari belakang yang berjalan menuju kamar Yena.
"Oppa apa tadi kau tidak mendengar sesuatu?"
Kim Bum menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap Ji Won.
"Apa maksudmu?" tanya balik Kim Bum berpura-pura tidak mengerti.
"Bukan apa-apa" sahut Ji Won tersenyum lega.
Sesampainya di kamar Yena, Kim Bum menatap sendu gadis kecil yang selama ini ia anggap putri kandungnya.
"Cepatlah sembuh sayang" ucap Kim Bum seraya mengecup kening Yena.
"Eomma....eomma..." racau Yena di dalam tidurnya.
Ji Won pun mendekat dan duduk di samping Kim Bum.
"So Eun eomma..." lanjut Yena yang masih meracau.
Ji Won terbelalak kaget bagaimana bisa putrinya mengenal So Eun. Terlebih lagi Yena memanggil So Eun dengan sebutan eomma.
"Oppa apa semua ini? Jelaskan padaku!" perintah Ji Won.
"Jangan berisik. Kau akan membangunkan tidur Yena" sahut Kim Bum berjalan ke luar kamar dan kemudian diikuti oleh Ji Won.
"Oppa bagaimana bisa Yena bisa mengenal So Eun, hah?" tanya Ji Won lagi. Kini mereka berdua sedang berbicara di ruang tamu.
"Saat itu kami tak sengaja bertemu dengan So Eun dan Yena langsung menyukainya. Sepertinya Yena ingin bertemu So Eun. Aku akan membawa So Eun ke sini. Ini keputusanku" tegas Kim Bum sebelum mendengar penolakan dari Ji Won, Kim Bum langsung pergi.
"Sialan sekali. Wanita itu tidak cukup mengambil hati Kim Bum, bahkan putriku juga" geram Ji Won.
•••
Kim Bum tidak main-main dengan ucapannya. Ia melajukan mobilnya menuju Busan. Sebelumnya, ia sudah menanyakan alamat So Eun pada Na Yeon.
Saat ini Kim Bum benar-benar butuh So Eun di sisinya. Ia ingin So Eun tau bahwa selama ini ia sudah ditipu oleh Ji Won.
Kurang lebih 2 jam, Kim Bum akhirnya sampai. Ia langsung menuju butik milik So Eun. Tanpa memedulikan tatapan karyawan So Eun, Kim Bum langsung memeluk So Eun begitu saja yang tengah berdiskusi dengan karyawannya.
So Eun tentu sangat kaget. Kim Bum memeluknya sangat erat.
"Bum, lepaskan. Kau kenapa?"
"Sebentar saja seperti ini. Aku mohon" jawab Kim Bum mengeratkan pelukannya.
Untung saja karyawan So Eun begitu pengertian, mereka pergi ke luar dan hanya menyisakan sepasang mantan kekasih itu.
"Aku mohon tolong kembali padaku. Aku akan menceraikan Ji Won" tutur Kim Bum dan melepaskan pelukannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Promise (Complete)
RomanceIni kisah ku. Bukan, lebih tepatnya kisah ku dan dia yang berbeda. Aku tidak membenci perbedaan itu, hanya membenci takdir yang membuat ku bertemu dengan dia. Dari sekian jutaan manusia mengapa aku harus dipertemukan dengannya? Dari sekian jutaan ma...
