(Namakamu) membuka pintu kamar pengantin baginya saat ini.Namun yang terlihat adalah hiasan kamar yang masih rapih dan mungkin tidak ada debu yang menempel sedikit pun.Sekarang ini hanya satu yang ia fikirkan. Dimana keberadaan iqbaal?.
Ia menghampiri cermin dan mencoba untuk membuka hijab nya sambil menunggu mas iqbaal. Tapi aktifitas nya terhenti."Ah.nggak.. Nggak, aku masih belum siap untuk membuka hijab ku ini meski didepan iqbaal"elak nya yang kemudian kembali membenarkan hijab polosnya
Ceklek~~
(Nam) melihat jelas dari pantulan cermin siapa orang yang membuka pintu barusan..
Iqbaal yang memakai celana pendek hitam dengan kaos oblong berwarna putih..
(Nam) diam diam memandangi suaminya.
Tak bisa dipungkiri,meskipun sudah seharian beraktivitas tidak membuat kegagahan seorang iqbaal luntur. *Wajah yang tampan, badan yang tinggi,berkulit putih, mata yang cerah, bibir tipis alis tebal dan bulu mata yang begitu lentik dan tak lupa dengan satu lesung pipi dibagian kiri. Sungguh mendekati kata sempurna laki-laki yang satu ini.Definisi (Nam) akan sosok iqbaal"Astagfirullah"-Sadar (Nam)
Meskipun sekarang ia sudah sah menjadi istrinya. Ia harus tetap ingat bahwa iqbaal hanyalah milik mba KiranaIqbaal mengambil bantal dan selimut dari atas kasur " Mas, kamu kok bawa bantal. Emangnya kita mau tidur dimana? "Tanya (namakamu) yang mengetahui nya
"Inget ya! Pernikahan ini memang sah. Tapi, hanya keluarga gue yang setuju sama pernikahan ini. Dan gue gak! "Ceketuk iqbaal didepan wajah (Nam) ada sedikit penekanan diakhir kalimat
"Tap-tapi kan malam in~
" Apa?Malam ini adalah malam pertama buat kita.Iya?!"Gertak iqbaal memotong pembicaraan (namakamu)" Camkan baik-baik ya! Bagi gue, lo itu cuma istri kedua. Inget! Istri kedua!!"lanjut iqbaal membentak dan membuat (Nam) terpejamkan mata karena terkejut akan hal itu
Sakit.Bagaikan ditusuk oleh pedang bagi (Nam) disaat hari yang seharusnya ia lakukan dengan bahagia
-tolong jangan menangis (Nam),memang sudah jelas ini yang akan dilakukan iqbaal. Ya, Allah jika ini memang awal dari kehidupan ku setelah menikah. Maka, lapangkan lah hatiku. Aamiin -batinnya menguatkan diri sendiri
"Astagfirullah" sendunya dengan suara pelan. (Namakamu)melihat iqbaal yang berjalan menuju sofa. Mungkin secara tersirat iqbaal menginginkan untuk tidak tidur bersama dan menyuruhku agar tidur di kasur, biar dia yang akan tidur disofa
" Semoga mas iqbaal bisa nyaman tidur disofa"ucap(nam)dalam hati. (Namakamu) membaringkan tubuhnya karena mungkin sudah saat nya ia beristirahat. Ia pun berdo'a dan kemudian memejamkan mata
____________**______**_________
"Mas iqbaal? " .......
"Sayang?......Kamu.....?"
" Hanya Ada dua pilihan didalam kehidupan ini. Antara mencintai nya secara sendiri ataukah mencintai diri sendiri "
Ga'zelazz ya?
Maaf ya kalo masih belum dapetin feeling nya!

KAMU SEDANG MEMBACA
AKU.SURGA KE-2 MU [IDR] END✔
Random"Meski aku bukan yang pertama, tapi aku berhak untuk dicinta karena aku hanyalah aku..Wanita biasa" (Nama kamu) "Bagi gue, lo nggak lebih dari perusak kebahagiaan dalam kehidupan keluarga gue" Iqbaal @_"Demi apa gue bacanya sambil nangis!" ...