Part 19

389 60 8
                                    

#

TIME PASSED

#

Jungkook melihat seorang wanita keluar dari ruangan Taehyung dengan wajah kusut.

'Apa dia menjadi korban amarah Taehyung hyung hari ini.' Batin Jungkook melihat sekilas wanita yang melewatinya terlihat menahan tangis.

Jungkook memasuki ruangan Taehyung dengan perlahan dan melihat pria yang ia cari sedang berkutat dengan dokumen-dokumen di atas meja. Jungkook mendekat dan duduk di depan meja bersebrangan dengan Taehyung.

"Kau bisa pulang duluan Jungkook-ah." Kata Taehyung tanpa mengalihan pandangannya.

"Bagaimana jika kita makan dulu? Aku tahu kedai makanan enak dekat sini." ajak Jungkook.

"Aku tidak lapar." Jawab Taehyung datar.

"Ayolah Hyung, tubuhmu terlihat semakin kurus karena kau sering melewatkan jam makanmu." Bujuk Jungkook.

"Jika sudah selesai kau bisa pergi."

Jungkook membuang nafasnya kasar, merasa geram melihat Taehyung yang berada di depannya tidak seperti Taehyung yang ia kenal.

"Hyung, apa kau seperti ini karena dia memilih keputusan yang tidak kau sukai? Meskipun memang begitu, kau seharusnya tidak menyampingkan kesehatanmu sendiri dan menumpahkan segala kekesalanmu pada orang lain. Dia bukan satu-satunya wanita-"

"ITU BENAR!" kata Taehyung memotong perkataan Jungkook. ia membuang asal dokumen di tangannya.

"Aku marah karena dia memilih keputusan yang tidak aku harapkan! Aku kecewa karena dia tidak memilihku! Aku kecewa dia memilih pria lain dibandingkan dengan pria yang dicintainya! Aku marah karena dia meninggalkanku dan mencampakanku! AKU SANGAT MARAH MENGETAHUI DIA TIDAK MEMILIHKU KARENA TAKUT MENYAKITI PRIA ITU DAN MEMIKIRKAN BAGAIMANA PERASAANKU KARENA KEPERGIANNYA!" kata Taehyung menumpahkan perasaan sakit yang ia rasakan.

"Dia memang bukan satu-satunya wanita di dunia ini. Tapi hanya wanita itu, Yoona adalah satu-satunya wanita yang aku cintai. Aku tidak bisa melirik wanita lain karena dia selalu hadir dalam pikiranku seolah dia tidak pernah membiarkanku untuk mencintai wanita selain dia!"

Taehyung mengambil kunci mobilnya lalu berdiri.

"Jika saja kau tidak menyembunyikan semua ini sejak awal, sekarang aku mungkin tidak akan semenyedihkan ini, dan Yoona pasti masih bersamaku." Kata Taehyung menatap tajam ke arah Jungkook lalu pergi.

Jungkook melihat kepergian Taehyung lalu tersenyum miring.

"Lihatlah Yoong, rencanamu membuat dia terlihat seperti orang tidak waras. Dia bahkan menyalahkanku karena turut melakukan apa yang sudah kau rencanakan." Gumam Jungkook.

#

Taehyung memasuki apartemennya, menutup pintu dengan keras dan melempar sembarangan barang-barang yang ia bawa. Ia memasuki dapurnya mengambil sebotol wine dari lemari dapur dan menuangkannya pada gelas lalu meminumnya dalam sekali teguk. Hal itu menjadi hal yang biasa ia lakukan sejak Yoona pergi.

Hampir satu minggu setelah ia pergi ke perusahaan Lee Donghae dan tidak menemukan Yoona di tempat biasanya. Ia bertanya pada wanita yang berada di tempat Yoona. Wanita itu mengatakan Yoona sedang mengambil cuti untuk sekitar dua minggu. Taehyung tidak bertanya lebih lanjut alasan mengapa Yoona mengambil cuti, karena ia sudah mendapatkan jawabannya. Yoona sudah memutuskan untuk meninggalkannya dan tetap melakukan pertunangan dengan Baekhyun. Mengetahui hal tersebut membuat hati Taehyung perih mengingat wanita yang dicintainya memilih pria lain.

Only UTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang